Petugas BPBD Sleman saat melakukan asesmen pohon tumbang pada wilayah terdampak terdampak hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (19/1).
JawaPos.com – Dampak Siklon Tropis Anggrek telah menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang.
Diketahui, cuaca buruk akibat Siklon Tropis Anggrek, beru saja terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mencatat belasan pohon tumbang selama Kamis (18/1) hingga Jumat (19/1).
Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, mengatakan, pohon tumbang terjadi di enam kapanewon, yaitu Cangkringan, Minggir, Moyudan, Ngemplak, Pakem, dan Pandowoharjo.
Ia mengatakan peristiwa pohon tumbang paling banyak terjadi di Kapanewon Cangkringan dengan enam titik. Pohon tersebut di Banjarsari, Glagaharjo menimpa jaringan listrik, di Singlar, Glagaharjo sebuah pohon menghalangi jalan, Srunen, Glagaharjo, sebuah pohon jati berdiameter 20 cm tumbang melintang di jalan, serumpun bambu di Gading, Glagaharjo, juga roboh menimpa jaringan listrik, serta di Padukuhan Ngrangkah, Umbulharjo dua pohon sengon tumbang melintang di jalan.
“Serta di Padukuhan Pentingsari, Umbulharjo juga ada sebuah pohon tumbang menimpa rumah,” ujarnya, Jumat (19/1).
Kondisi pohon menimpa jaringan listrik, menghalangi jalan dan menimpa rumah juga terjadi di kapanewon lainnya.
“Sampai saat ini masih kami lakukan assessment dampak, namun untuk korban jiwa nihil,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan yang terus menerus terjadi. Kondisi ini dapat memicu permukaan tanah menjadi gembur yang membuat daya cengkram akar pohon melemah dan dapat tumbang saat terkena angin.
“Mohon kewaspadaan, terutama terhadap pohon perindang jalan dan pohon yang berdekatan dengan pemukiman,” ujar Makwan.
Intensitas hujan yang panjang di kawasan DIY dan sekitarnya juga menimbulkan adanya potensi banjir lahar dingin di jalur aliran lahar Gunung Merapi.
Mengutip Radar Solo (Jawa Pos Group), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis hujan di puncak Gunung Merapi terjadi sejak pukul 12.57 WIB Kamis (18/1) dengan intensitas 4,3 mm.
Hujan di puncak Gunung Merapi berpotensi terjadi banjir lahar dingin di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
