
Pasukan Semut tengah bertiugas mengutp sampah yang berserakan, Jumat (26/10) di Medan.
JawaPos.com - Konvoi Aksi Bela Tauhid dari Masjid Raya Al Mashun Kota Medan sudah bergerak, Jumat (26/10). Ternyata tidak semuanya ikut ke Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk berunjuk rasa di sana.
Beberapa pemuda tampak sibuk menenteng kantongan plastik berukuran jumbo. Mereka memunguti sampah yang berserakan dari massa yang berjumlah sekitar lima ribuan. Kebanyakan sampah yang berserakan adalah sisa bungkus makanan dan minuman.
Mereka menyebut dirinya sebagai 'Pasukan Semut'. Terdiri dari kelompok pemuda Islam yang menjadi bagian massa aksi.
Ketua Generasi Perindu Surga, Pardamean Syaifullah Lubis yang juga koordinator Pasukan Semut mengatakan, aksi bersih-bersih itu dilakukan atas inisiatif sendiri."Kami tidak mau aksi Bela Tauhid malah meninggalkan sampah," ujarnya, Jumat (26/10).
Nama Pasukan Semut juga punya arti. Dari sisi filosofis, semut merupakan hewan yang sangat pandai dalam bekerjasama. Sehingga diharapkan Pasukan Semut bisa bekerjasama. "Jadi kita bekerjasama menyapu bersih sampah dari jalanan," katanya.
Tim akan disebar ke beberapa titik. Mulai dari Masjid Al Mashun hingga Mapolda Sumut yang menjadi titik akhir.
Lebih lanjut, Syaifullah menjelaskan bahwa ada sekitar 40 relawan yang ikut aksi bersih-bersih. Melihat aksi mereka, tak sedikit juga massa yang ikut memungut sampah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
