
Ilustrasi: camping. (PEXELS)
JawaPos.com - Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung merupakan salah satu jalur penghubung antara daerah-daerah selatan Jawa yang menghubungkan kawasan Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek.
Jalan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) ini bisa dijadikan alternatif untuk mencegah kemacetan arus lalu lintas. Terkecuali pada saat liburan, jalur ini akan jadi jauh lebih macet bahkan jika dibandingkan dengan jalur-jalur di perkotaan.
Kendati demikian, tak bisa dipungkiri keindahan yang disuguhkan saat melintasi jalur ini memang akan selalu mengesankan. Hamparan pantai yang tak pernah putus, menjadikannya salah satu tujuan utama destinasi wisata bahari saat ini.
Tak sedikit juga yang mungkin berniat atau sudah memiliki rencana untuk menghabiskan malam di pantai-pantai tersebut dengan bercamping, menikmati matahari terbit dan terbenam sekaligus.
Namun, apakah di JLS Tulungagung atau lebih tepatnya dipantainya, diperbolehkan untuk melakukan aktivitas camping atau bermalam?
Tentu saja bisa. Kendati demikian, ada beberapa hal yang dirasa sangat perlu diperhatikan sebelum seseorang memutuskan untuk melakukan camping di pantai-pantai JLS Tulungagung.
Yang pertama, pastikan datang disaat hari biasa dan bukan waktu libur. Sebab, biasanya saat libur panjang datang, para aparat kepolisian akan melarang pengunjung/wisatawan untuk bermalam disana, bahkan untuk melihat matahari terbenam saja tidak diperbolehkan.
Hal ini tidak selalu terjadi, namun untuk berjaga-jaga hindarilah waktu libur panjang untuk bercamping. Sebab, dilansir dari Radar Tulungagung (JawaPos Grup), tercatat saat libur Natal dan tahun baru kemarin, pengunjung memang tidak diperbolehkan bahkan untuk sekadar melihat matahari terbenam.
Kedua, ketahuilah pantai JLS Tulungagung mana sajakah yang memperbolehkan aktivitas bercamping, carilah di internet untuk mengetahuinya. Hal ini penting, karena tidak setiap pengelola pantai memperbolehkan pengunjungnya untuk bercamping.
Pantai Gemah dan Pantai Pacar mungkin bisa dijadikan pilihan untuk bercamping. Sebab keduanya memperbolehkan aktivitas camping. Selain dua pantai tersebut, mungkin saja masih ada beberapa pantai lagi yang memperbolehkan aktivitas camping.
Tetapi perlu di ingat, selama bermalam dan menikmati aktivitas camping, hendaknya jangan membuang sampah pribadi sembarangan dan jagalah selalu kebersihan sekitar area camping. Dengan demikian, sampah tidak akan berserakan di pesisir pantai.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
