Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Februari 2022 | 19.22 WIB

Waspada Peningkatan Kematian di Tengah Gelombang Omicron

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Bajarmasin. Firman/Antara - Image

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Bajarmasin. Firman/Antara

JawaPos.com–Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 meminta pemerintah dan masyarakat waspada seiring peningkatan kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di tengah gelombang varian Omicron.

”Kita jangan meremehkan gejala varian Omicron yang ringan dan rasio kematian yang rendah, sehingga kurang memproteksi masyarakat. Khususnya kelompok rentan seperti lansia, komorbid, dan belum vaksin,” kata Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Hidayatullah Muttaqin seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin.

Menurut Muttaqin, kasus konfirmasi dan transmisi penularan Covid-19 yang masih tinggi menjadi sumber ancaman kematian. Hal itu tampak dari belum menurunnya kasus kematian di tingkat nasional.

”Rata-rata kasus kematian selama sepekan per 13 Februari mencapai 89 orang per hari. Pada 20 Februari, rata-rata kasus kematian meningkat menjadi 170 orang per hari dan pada 27 Februari kasus kematian selama sepekan terkahir naik menjadi 244 orang per hari,” terang Muttaqin.

Usaha menekan penularan di masyarakat dan strategi 3T (testing, tracing, dan treatment) guna menemukan dan memberikan pertolongan secepatnya kepada pasien kelompok rentan. Juga mengarah bergejala berat akan sangat membantu mencegah bertambahnya kasus kematian.

”Jangan anggap remeh hilangnya satu nyawa akibat Covid-19. Karena berapa pun sedikit jumlah kematian yang terjadi adalah melayangnya nyawa manusia akibat kegagalan sistem kesehatan dan penanganan pandemi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” papar Muttaqin.

Muttaqin mencontohkan di Kalimantan Selatan, kasus kematian Covid-19 harian yang dilaporkan pada Minggu (27/2) sebanyak 9 orang yang berasal dari Banjarmasin 5 orang, Tanah Laut 2 orang, Banjar dan Banjarbaru masing-masing 1 orang. Angka itu adalah laporan kasus kematian harian tertinggi di Kalsel sepanjang gelombang Omicron.

Secara kumulatif sejak 5 hingga 27 Februari, kasus kematian di Kalsel telah mencapai 75 kasus dan terbanyak terjadi di Banjarmasin 40 kasus. Rasio kasus kematian pada gelombang Omicron di Kalsel sepanjang 18 Januari sampai 27 Februari, relatif kecil yaitu hanya 0,63 persen dari kasus konfirmasi.

”Tetapi karena sangat tingginya penularan Covid-19 di masyarakat yaitu 11.880 kasus konfirmasi dalam periode tersebut, jumlah kematian secara absolut juga tidak sedikit dan dapat terus bertambah,” ungkap Muttaqin.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin mulai memperlihatkan kecenderungan penurunan. Sebanyak 558 orang sembuh pada Minggu (28/2). Sesuai laporan Dinkes Provinsi Kalsel pada Minggu (27/2), kesembuhan dari Covid-19 di wilayah itu sebanyak 881 orang, yakni 558 orang dari Kota Banjarmasin.

Sementara itu, penambahan kasus Covid-19 se-Kalsel atau 13 kabupaten/kota sebanyak 289 kasus. Sebanyak 41 kasus di antaranya dari Kota Banjarmasin. Total kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin selama pandemi sebanyak 20.902 kasus, sembuh 18.430 orang, dan meninggal dunia 584 orang. Kasus Covid-19 aktif di Banjarmasin saat ini 1.888 orang.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya menyatakan mulai menurunnya kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin patut disyukuri. Apalagi orang yang sembuh cukup banyak, yakni 558 orang.

”Angka kesembuhan Covid-19 yang tertinggi ini menggembirakan,” ujar Harry Wijaya.

Dia meminta, masyarakat tidak lengah, meski kasus penularan harian cenderung menurun. Sebab jumlahnya masih puluhan. ”Jadi kita harus terus disiplin protokol kesehatan, ikuti program vaksinasi,” ujar Harry Wijaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore