
Potrai Jalur Lintar Selatan (JLS) dari atas./(Luqman Hakim/Radar Tulungagung)
JawaPos.com – Pembangunan dua Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tulungagung yakni Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung dan Tol Tulungagung-Kediri, terus dikebut pengerjaannya hingga saat ini.
Keberadaan dua PSN ini digadang-gadang akan berdampak positif terhadap berbagai sektor di Kabupaten Tulungagung, salah satunya adalah sektor ekonomi.
Dilansir Radar Tulungagung (JawaPos Grup), Pengamat Ekonomi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Deny Yudiantoro mengatakan, adanya kedua proyek ini tentu akan memberikan kontribusi yang luar biasa pada sektor perekonomian.
Menurutnya, Tulungagung ini salah satu yang mempunyai sumber daya alam luar biasa seperti pantai-pantainya, bahkan wisata pegunungan pun tak kalah indah dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Dengan adanya JLS kemudian juga Tol Tulungagung-Kediri harapan kedepan pelaku usaha akan bisa bergeliat. Karena dengan adanya tol dan jalur lintas selatan pastinya akan mendatangkan wisatawan baik dari luar kota maupun luar negeri," Jelas Deny, seperti yang dikutip Radar Tulungagung (JawaPos Grup).
Ditambah lagi, sektor ekonomi di Tulungagung sudah kembali stabil setelah sempat down saat pandemi 2019.
“Untuk saat ini memang kalau kita melihat angka secara nasional, inflasi sudah terkontrol. Pertumbuhan ekonomi juga bagus. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian sudah mulai membaik," jelasnya.
Deny juga mengatakan, pasar di beberapa tempat usaha juga sudah bisa dikatakan berjalan normal seperti sebelum pandemi. Menurutnya, hal terabyte menjadi tren positif untuk pertumbuhan ekonomi Tulungagung kedepannya.
Kembali lagi, terkait proyek JLS Tulungagung dan Tol Tulungagung-Kediri, Deny menawarkan strategi berupa konsep Pentahelix untuk mengembangkan sektor ekonomi di Tulungagung.
Konsep tersebut merupakan sebuah kolaborasi antara 5 lembaga. Pertama, yakni Pemerintah Daerah (Pemda).
Dalam hal ini, Pemda harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan positif sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi yang telah ada.
Kedua, pihak swasta. Dengan adanya JLS Tulungagung dan Juga Tol Kediri-Tulungagung, pihak swasta harus terus mengembangkan dan memperbaharui bisnisnya agar lebih menarik, khususnya para pelaku UMKM.
Ketiga adalah Masyarakat. Masyarakat ini akan menjadi elemen besar yang harus berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi ketika JLS Tulungagung dan juga Tol Kediri-Tulungagung sudah rampung.
Selanjutnya, Media. Dalam hal ini, Deny berharap media dapat terus mensupport wisata alam dan keberadaan UMKM-UMKM yang ada di Kabupaten Tulungagung sebagai langkah promosi.
Lalu yang terakhir, yakni Akademisi. “Kami di kampus pasti akan ikut berperan serta dalam memberikan kontribusi pada perkembangan yang ada di Tulungagung.” Tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
