Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Januari 2024 | 18.06 WIB

Manajemen Trans Jatim Tambah Rute Koridor III Jurusan Mojokerto-Gresik Tembus Terinal Bunder

Suroboyo Bus (SB) dan Trans Semanggi Suroboyo (TSS) bakal terintegrasi dengan Trans Jatim pada tahun depan./(FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)


JawaPos.com - 
Baru dua bulan beroperasi, rute layanan bus Trans Jatim Koridor III kembali ditambah.

Jika sebelumnya hanya melayani penumpang mulai terminal Kertajaya Kota Mojokerto hingga Terminal Balongpanggang atau sebaliknya.

Mulai kemarin, bus yang dinamai Dyah Suhitna tersebut sudah beroperasi hingga di terminal Bunder Gresik dan sebaliknya.

Melalui perpanjangan rute tersebut, maka jarak tempuh bus bertambah menjadi 50 kilometer.

Perpanjangan ini turut berdampak pada waktu tunggu keberangkatan antarbus menjadi kian lama, yakni bisa sampai 15 menit.

Sebelumnya maksimal hanya 10 menit antara bus pertama dengan bus berikutnya.

"Ya per 1 Januari 2024 ini, Bus Trans Jatim Koridor III diperpanjang sampai Gresik. Jarak tempuhnya ditambah 20 km, atau menjadi sekitar 50 km dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Bunder Gresik atau sebaliknya," ujar Kasi Dalops LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Akhmad Yazid kepada Radar Mojokerto (JawaPos Group) pada Selasa (2/1)

Penambahan rute ini diakui Yazid tak lepas dari tingginya permintaan masyarakat akan moda transportasi umum di wilayah aglomerasi Jawa Timur 1 seperti Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan.

Baca Juga: Pemprov Bakal Launching Dua Koridor Bus Trans Jatim di Tahun 2024, Simak Tempatnya

Bahkan Pemprov Jawa Timur juga akan menambah trayek baru lagi pertengahan tahun nanti.

Yakni, rute Terminal Bunder Gresik hingga ke terminal Paciran Lamongan. Dengan begitu, maka layanan transportasi umum di enam daerah akan saling tersambung.

"Karena masyarakat sudah banyak yang menunggu, banyak yang berharap bisa terlayani sampai ke wilayah Gresik," tambahnya

Namun perpanjangan rute tersebut tak diikuti dengan penambahan armada bus. Sebanyak 20 bus yang selama ini sudah mengaspal akan terus dioptimalkan.

Dengan begitu jadwal keberangkatan dan durasi perjalanan bus secara otomatis berubah. Bahkan masa tunggu antarbus juga berubah menjadi lebih lama.

Hal ini yang diakui Yazid masih terus dioptimalkan agar bisa melayani penumpang dengan tepat waktu.

"Kami upayakan masa tunggu keberangkatan maksimal 15 menit dari bus sebelumnya yang sudah berangkat. Kalau sebelumnya bisa diusahakan hanya 10 menit," tutupnya

Di musim libur Natal dan Tahun Baru mulai 23 Desember hingga 1 Januari kemarin, lonjakan jumlah penumpang dialami Bus Trans Jatim koridor II dan koridor III.

Untuk Koridor II rata-rata jumlah penumpang mencapai 2.625 orang. Padahal di hari hari biasa hanya sekitar 1.555 penumpang. Sementara koridor III mencapai penumpang tertinggi hingga 4.018 penumpang.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore