Suroboyo Bus (SB) dan Trans Semanggi Suroboyo (TSS) bakal terintegrasi dengan Trans Jatim pada tahun depan./(FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Baru dua bulan beroperasi, rute layanan bus Trans Jatim Koridor III kembali ditambah.
Jika sebelumnya hanya melayani penumpang mulai terminal Kertajaya Kota Mojokerto hingga Terminal Balongpanggang atau sebaliknya.
Mulai kemarin, bus yang dinamai Dyah Suhitna tersebut sudah beroperasi hingga di terminal Bunder Gresik dan sebaliknya.
Melalui perpanjangan rute tersebut, maka jarak tempuh bus bertambah menjadi 50 kilometer.
Perpanjangan ini turut berdampak pada waktu tunggu keberangkatan antarbus menjadi kian lama, yakni bisa sampai 15 menit.
Sebelumnya maksimal hanya 10 menit antara bus pertama dengan bus berikutnya.
"Ya per 1 Januari 2024 ini, Bus Trans Jatim Koridor III diperpanjang sampai Gresik. Jarak tempuhnya ditambah 20 km, atau menjadi sekitar 50 km dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Bunder Gresik atau sebaliknya," ujar Kasi Dalops LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Akhmad Yazid kepada Radar Mojokerto (JawaPos Group) pada Selasa (2/1)
Penambahan rute ini diakui Yazid tak lepas dari tingginya permintaan masyarakat akan moda transportasi umum di wilayah aglomerasi Jawa Timur 1 seperti Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan.
Baca Juga: Pemprov Bakal Launching Dua Koridor Bus Trans Jatim di Tahun 2024, Simak Tempatnya
Bahkan Pemprov Jawa Timur juga akan menambah trayek baru lagi pertengahan tahun nanti.
Yakni, rute Terminal Bunder Gresik hingga ke terminal Paciran Lamongan. Dengan begitu, maka layanan transportasi umum di enam daerah akan saling tersambung.
"Karena masyarakat sudah banyak yang menunggu, banyak yang berharap bisa terlayani sampai ke wilayah Gresik," tambahnya
Namun perpanjangan rute tersebut tak diikuti dengan penambahan armada bus. Sebanyak 20 bus yang selama ini sudah mengaspal akan terus dioptimalkan.
Dengan begitu jadwal keberangkatan dan durasi perjalanan bus secara otomatis berubah. Bahkan masa tunggu antarbus juga berubah menjadi lebih lama.
Hal ini yang diakui Yazid masih terus dioptimalkan agar bisa melayani penumpang dengan tepat waktu.
"Kami upayakan masa tunggu keberangkatan maksimal 15 menit dari bus sebelumnya yang sudah berangkat. Kalau sebelumnya bisa diusahakan hanya 10 menit," tutupnya
Di musim libur Natal dan Tahun Baru mulai 23 Desember hingga 1 Januari kemarin, lonjakan jumlah penumpang dialami Bus Trans Jatim koridor II dan koridor III.
Untuk Koridor II rata-rata jumlah penumpang mencapai 2.625 orang. Padahal di hari hari biasa hanya sekitar 1.555 penumpang. Sementara koridor III mencapai penumpang tertinggi hingga 4.018 penumpang.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
