
Evakuasi korban dan dilarikan ke Rumah Sakit At Tin Bawen (Istimewa)
JawaPos.Com - Kabar kurang sedap terkait tindak bunuh diri di Kota Semarang kembali mencuat.
Sebelumnya, dua mahasiswa dari universitas terama di Kota Semarang nekat mengakhiri hidup secara nahas.
Tak berselang lama dengan kabar tersebut, kini yang terbaru sosok Mahasiswa S2 turut melakukan tindakan percobaan bunuh diri.
Dilansir dari Radar Semarang, Jumat (29/12) Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra telah mengonfirmasi adanya tindak percobaan bunuh diri tersebut.
AKBP Achmad Oka Mahendra membenarkan bahwa mahasiswa berinisial IB, merupakan salah satu mahasiswa S2 di salah satu universitas di Kota Semarang.
IB nekat melakukan tindak bunuh diri dengan terjun dari jalur Tol Solo-Semarang KM 443 jalur B.
"Korban sempat dirawat di Rumah Sakit At Tin Bawen. Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia," ungkapnya.
Secara terpisah, Kapolsek Tuntang, AKP Suramto menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (28/12) pukul 15.00 WIB.
Kronologi percobaan bunuh diri tersebut bermula dari kecurigaan salah satu pengguna jalan tol melihat mobil Honda Jazz dengan nopol AD 8615 IM berhenti di bahu jalan dan tidak ada pengemudinya.
"Setelah melihat hal tersebut, pengguna jalan langsung menghubungi Call Center Tol TMJ dan diterima laporannya," katanya.
Kemudian pihak operator TMJ melakukan pengecekan dan patroli di lokasi yang dilaporkan. Dan setelah dilakukan pengecekan tidak ditemukan pengemudi mobil tersebut. Pihaknya juga melakukan penyisiran di sepanjang jalur tol arah ke Semarang.
"Sekitar pukul 15.40 WIB, Polsek Tuntang mendapatkan laporan dari security saluran pipa PDAM dimana menemukan seseorang di sekitar lahan bawah jalur Tol di KM 443 jalur B tersebut," jelasnya.
Korban semapat dilarikan ke Rumah Sakit At Tin Bawen untuk mendapatkan perawatan. Namun sekitar pukul 16.55 Wib Korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah sakit, dengan beberapa luka yang dialami.
Melalui keterangan pihak rumah sakit, tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.
Namun, korban mengalami luka pada bagian kepala, dada, dan patah pada paha kaki kanan dan kiri.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
