Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Januari 2022 | 13.34 WIB

Dinkes Bandung Catat Lima Orang Positif Hasil Pelacakan Omicron

Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. Humas Pemkot Bandung/Antara - Image

Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. Humas Pemkot Bandung/Antara

JawaPos.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat, mencatat ada lima orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pelacakan. Itu dilakukan terhadap puluhan orang yang kontak erat dengan enam warga terkonfirmasi varian Omicron.

Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara di Bandung mengatakan, lima orang yang terkonfirmasi Covid-19 itu belum dipastikan terpapar Omicron. Pasalnya sampel tes dari lima orang tersebut masih dites whole genome sequencing (WGS) di laboratorium.

”Dari enam orang (terkonfirmasi Omicron) kami lacak sebanyak 89 orang (kontak erat), ada empat orang positif. Setelah lima hari dicek lagi, positif lagi satu orang. Jadi kontak erat ini menjadi ada lima orang yang positif Covid-19,” kata Ahyani Raksanagara seperti dilansir dari Antara di Bandung.

Ahyani mengatakan, pelacakan itu tetap diperlukan guna mengantisipasi penyebaran yang lebih luas lagi. Saat ini, angka kasus Covid-19 di Kota Bandung pun naik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Pada awal hingga pertengahan Januari, kasus Covid-19 di Kota Bandung berada di bawah angka 50 kasus aktif. Namun, sejak 18 Januari, kasus aktif COVID-19 terus meningkat hingga sejauh ini mencapai angka 183 orang.

Terkait varian Omicron yang dinilai tingkat fatalitasnya rendah, menurut dia, varian tersebut tetap harus diwaspadai masyarakat. Pasalnya varian tersebut tetap berisiko bagi masyarakat yang rentan.

”Kalau omicron ini kan penyebarannya cepat, tapi tingkat fatalitasnya rendah, kan gitu, namun ini semua virus Covid-19. Kalau kena ke lansia itu mempunyai dampak membahayakan,” papar Ahyani Raksanagara.

Ahyani menambahkan, para pasien Omicron di Kota Bandung bergejala ringan. Hal tersebut, berkaitan dengan tingkat daya tahan tubuh setelah seseorang disuntik vaksin.

”Maka dari itu menghadapi Omicron itu tetap protokol kesehatan. Kalau sekarang perlu isolasi, lakukan dengan disiplin, jangan lupa vaksinasi juga,” ujar Ahyani Raksanagara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore