Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Januari 2022 | 23.15 WIB

Empat Bulan Lagi, Hunian Sementara Pengungsi Semeru Siap Digunakan

Wapres Ma - Image

Wapres Ma

JawaPos.com–Hunian sementara (huntara) bagi pengungsi erupsi Gunung Semeru siap digunakam empat bulan lagi, atau pada Mei. Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika mendampingi Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau progres pembangunan di kawasan relokasi, Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (14/1).

Dengan relokasi itu, Ma'ruf meminta warga terdampak Gunung Semeru tidak lagi khawatir jika erupsi terjadi lagi. Dia memastikan berbagai fasilitas penunjang telah diberikan.

”Saya lihat huntara cukup baik berkat kerja keras dan koordinasi Gubernur Jatim bersama bupati serta seluruh kementerian berjuang untuk bisa memindahkan bapak/ibu ke tempat yang lebih layak. Insya Allah jauh lebih baik,” kata Ma'ruf Amin.

Khofifah memastikan hunian sementara (huntara) bagi korban erupsi Gunung Semeru bisa ditempati saat Lebaran atau pada Mei. Hari ini (14/1) keduanya melihat satu unit rumah contoh huntara yang akan menjadi acuan untuk standar pembangunan selanjutnya.

”Insya Allah, satu setengah bulan kedepan Huntara ini selesai dan Lebaran bisa segera ditempati,” kata Khofifah.

Saat ini, lanjut Khofifah, pembangunan huntara bagi pengungsi APG Gunung Semeru terus dikebut. Infratruktur air dan instalasi listrik tengah disiapkan bersamaan dengan pembangunan hunian tetap.

Khofifah menyebut total lahan yang disediakan untuk hunian seluas 81 hektare. Seluruh lahan milik Perhutani.

Dari jumlah luas tersebut, akan didirikan 2.000 unit hunian sementara tahap pertama. ”Huntara yang akan ditempati 1.951 KK dari Desa Sumber Mujur berukuran 10x14 meter dengan luas bangunan 6x4,8 meter. Terdiri atas ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, serta fasilitas penunjang lainnya,” papar Khofifah.

Beberapa fasilitas yang disediakan adalah masjid, kandang terpadu, TPQ, madrasah, sekolah, balai pertemuan, fasilitas ekonomi serta ada lahan pemakaman, dan lain sebagainya.

Menurut Khofifah, mulusnya pembangunan huntara, kata Khofifah, juga tidak lepas dari izin yang sudah dikantongi melalui surat keputusan yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ”Saya memberikan apresiasi yang luar biasa atas percepatan yang telah dilakukan pemkab dan jajaran Forkopimda Lumajang, relawan, dan TNI,” terang Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore