Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2023 | 13.16 WIB

Dinkes Cianjur Temukan Warga Positif Covid-19 setelah Tes PCR

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menemukan seorang warga positif Covid-19 setelah dilakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Saat ini, yang bersangkutan diwajibkan melakukan isolasi mandiri guna memutus rantai penularan.

Kepala Dinkes Cianjur Yusman Faisal mengatakan, dugaan sementara warga asal Cianjur yang bekerja di Jakarta, itu terpapar di tempatnya bekerja. Saat pulang warga itu mengeluhkan sakit dengan gejala Covid-19.

”Ini kasus pertama dan langsung dilakukan isolasi mandiri di rumah pasien pria itu di bawah pengawasan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat. Sebelumnya dilakukan tes PCR terhadap pasien tersebut,” terang Yusman Faisal seperti dilansir dari Antara.

Seiring temuan pasien positif Covid-19, kata dia, pihaknya menggencarkan pemeriksaan awal menyeluruh terhadap warga yang mengeluhkan sakit dengan gejala Covid-19. Termasuk menyiapkan ruangan isolasi di setiap puskesmas untuk mencegah penularan.

Sedangkan upaya lain, lanjut dia, Dinkes Cianjur sudah mengajukan ketersediaan vaksin ke pemerintah provinsi. Sehingga, saat ditemukan dapat dilakukan penanganan cepat, termasuk vaksin tambahan (penguat) untuk tenaga kesehatan yang akan menangani pasien.

”Kasus Covid-19 saat ini diprediksi tidak terlalu membahayakan, penyembuhan terhadap pasien 100 persen dapat dilakukan, namun fokus penanganan terhadap pasien yang memiliki risiko penyakit bawaan, sehingga tempat isolasi di puskesmas dan rumah sakit disiapkan,” papar Yusman Faisal.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, melakukan pemeriksaan ketat terhadap pasien. Baik yang masuk melalui poliklinik atau Instalasi Gawat Darurat (IGD). Itu dilakukan sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat ketika menemukan pasien dengan gejala Covid-19.

Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzi mengatakan, seiring meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah menjadi perhatian Pemkab Cianjur. Salah satunya dengan menyiapkan berbagai upaya penanganan terutama saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2024.

”Langkah awal memberikan vaksinasi tambahan bagi tenaga kesehatan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru 2024, karena angka kunjungan wisatawan akan meningkat terutama di kawasan Puncak-Cipanas,” ujar Irvan Nur Fauzi.

Penguatan antisipasi dilakukan terhadap tenaga kesehatan dan tenaga medis dengan mengoptimalkan pemberian vaksinasi primer ataupun booster. Sebab, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan, sehingga hal tersebut sudah tuntas dilakukan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore