Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Desember 2021 | 04.03 WIB

Anggota KKB Marten Belau Dilaporkan Tewas saat Baku Tembak

Kabidhumas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. Humas Polda Papua/Antara - Image

Kabidhumas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. Humas Polda Papua/Antara

JawaPos.com–Polda Papua menyatakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Marten Belau dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Nemangkawi di Kampung Pisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Baku tembak terjadi Senin (6/12) sekitar pukul 14.15 WIT.

”KKB yang tewas merupakan anak buah dari Undius,” terang Kabidhumas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal seperti dilansir dari Antara, Senin (6/12).

Ahmad Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima, saat ini, kondisi di wilayah itu relatif aman. Anggota TNI-Polri melakukan patroli dan penjagaan di tempat-tempat rawan tindak pidana untuk mempersempit ruang gerak para pelaku KKB.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya agar tetap aman dan kondusif.

”Terhadap kelompok- kelompok yang belum sepaham agar segera menyerahkan diri, karena aparat keamanan akan terus melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku,” tegas Kombes Ahmad Kamal.

Sementara itu, aparat kepolisian mengamankan lima jeriken berisi BBM jenis pertalite di kolong bangunan SMPN 1 Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (6/12). Menurut Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito, pelajar SMPN 1 Oksibil yang menemukan pertama kali jeriken berisi BBM di kolong bangunan sekolah.

”Pelajar tersebut menemukan saat melaksanakan kerja bakti, Senin (6/12),” ujar Cahyo Sukarnito.

Temuan tersebut dilaporkan ke guru yang kemudian dilanjutkan ke Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Anthon. Setelah mendapat laporan, anggota langsung mendatangi sekolah di tengah kota tersebut dan melakukan pemeriksaan hingga menemukan lima jeriken berisi BBM jenis pertalite.

Menurut dia, pihaknya menduga BBM itu akan digunakan untuk membakar gedung sekolah mengingat sebelumnya pada Minggu (5/12) pagi, KKB sudah membakar salah satu bangunan SMAN 1 Oksibil di Distrik Serambakom.

”Patut diduga pemilik jeriken berisi BBM adalah anggota KKB yang akan membakar gedung sekolah tersebut,” kata Cahyo.

Sebelumnya, Minggu (5/12), KKB melakukan pembakaran terhadap dua bangunan yang berisi tiga kelas dan ruang guru serta kantor SMAN 1 Oksibil. Dalam video yang beredar di media social, KKB pimpinan Lamek Taplo menyatakan bertanggung jawab dan akan terus melakukan aksinya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore