
Go Car L melayani pelanggan dengan mitra driver yang memiliki mobil berkapasitas besar.
JawaPos.com- Go-Jek terus berinovasi untuk menjaring banyak konsumen. Kali ini, Go-Jek menyasar pangsa pasar konsumen yang ingin menggunakan jasa Go-Car beramai-ramai. Yakni, dengan layanan Go Car L (Large).
Layanan Go Car L sudah dirilis sejak dua minggu lalu di Surabaya. Layanan itu, melayani pelanggan dengan mitra driver yang memiliki mobil berkapasitas besar. Go Car L melayani hingga 6 penumpang dalam satu mobil.
VP Marketing Transport Go-Jek Monita Moerdani mengatakan, tarifnya sendiri memang lebih mahal ketimbang fitur Go Car biasa. Namun, ada beberapa keuntungan yang bisa didapat konsumen.
Pertama, hitungannya akan lebih murah jika rate-nya dibagi 6 orang penumpang. Kedua, penumpang punya pilihan untuk menyesuaikan jumlah rombongannya dengan kapasitas mobil yang dipesan. Sehingga, konsumen dapat mempertimbangkan jumlah rombongannya dengan kapasitas mobilnya.
Berbeda dengan layanan Go Car biasa. Konsumen tidak dapat memilih mobil dengan kapasitas diatas 2 atau 3 orang. "Jadi, bagi penumpang yang ingin (bepergian) rame-rame, kan bisa patungan. Pastinya, akan lebih murah ketimbang memesan dua Go Car secara terpisah," kata Monita kepada JawaPos.com, Jumat (19/10).
Itu, keuntungan yang diperoleh penumpang yang ingin menggukan jasa Go Car secara rombongan. Sedangkan driver sendiri juga memperoleh keuntungan dari layanan tersebut.
Monita menjelaskan, dengan layanan tersebut, mitra drive akan mendapat income yang lebih banyak. Mengingat, dengan memilih layanan Go Car L, berarti ada pertimbangan berapa jumlah konsumen yang akan menggunakan layanan itu.
"Driver kalau punya mobil besar, bisa akomodir penumpang banyak, rugi kan sebenarnya kalau yang naik cuma dua orang misalnya. Nah dengan adanya tarif tambahan untuk layanan itu (Go Car L) drivernya dapat tambahan income," kata Monita.
Selain Go Car L, ada fitur lain yang juga baru dirilis. Yakni, fitur Edit Destination. Fitur itu dapat diakses semua pelanggan di Indonesia. Konsumen dapat mengubah lokasi tujuan meski masih dalam perjalanan.
Pengubahan lokasi dan tujuan harus melalui aplikasi. Tarifnya pun juga akan menyesuaikan dengan tujuan yang terjauh.
Contohnya, saat pelanggan mengubah destinasi ke tujuan yang lebih dekat, tarif akan tetap menyesuaikan destinasi awal. Fiturnya sendiri hanya berlaku untuk layanan Go Car dan Go Car L.
"Kami ingin meningkatkan fleksibilitas. Fitur itu sendiri diluncurkan untuk memberikan sensasi layaknya kendaraan pribadi kepada pelanggan. Juga ingin mengampanyekan orang agar beralih menggunakan Go Car," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
