Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 November 2021 | 01.21 WIB

Rock in Solo Hadirkan Kolaborasi Musik Cadas dengan Gamelan Jawa

Penyelenggara dan musisi yang terlibat dalam perhelatan musik Rock in Solo. Aris Wasita/Antara - Image

Penyelenggara dan musisi yang terlibat dalam perhelatan musik Rock in Solo. Aris Wasita/Antara

JawaPos.com–Perhelatan Rock in Solo yang akan diselenggarakan pada Desember menghadirkan kolaborasi musik cadas dengan gamelan Jawa dengan komposer Gondrong Gunarto.

Penyelenggara Rock in Solo Stephanus Adjie mengatakan, grup musik metal asal Solo Down For Life akan menjadi penampil pertama. Sedangkan untuk musik gamelan, pemusik Gondrong akan menciptakan musik campuran gamelan Jawa, Banyuwangi, dan gamelan sekaten.

”Beberapa seniman lain juga terlibat di antaranya penyanyi keroncong Endah Laras. Ini pertama kalinya kami kolaborasi dengan penyanyi keroncong. Selain itu ada pula penari Luluk Ari dan Wawin Laura,” kata Stephanus Adjie seperti diansir dari Antara pada Senin (22/11).

Dia mengatakan, dilibatkannya lintas generasi dan lintas genre karena penyelenggara ingin mengembalikan marwah Rock in Solo. Yakni perhelatan musik yang lahir dari Kota Solo.

Sebelum hiatus selama lima tahun, Rock in Solo merupakan acara musik tahunan yang pertama kali digelar pada 2004. ”Kemudian terhenti selama lima tahun karena beberapa hal. Ya memang mungkin harus berhenti dulu, baru 2021 ini Mas Gibran ingin festival di Solo digiatkan lagi, salah satunya Rock in Solo. Makanya untuk tahun ini kami usung tajuk Apokaliptika: A Journey of Rock in Solo,” terang Stephanus Adjie.

Namun mengingat acara dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19, akan ada pembatasan jumlah penonton sehingga acara dilaksanakan secara daring dan luring. Dia mengatakan, untuk luring, konser akan diselenggarakan secara langsung di Convention Hall Terminal Tirtonadi Solo pada 18 Desember.

”Setelah kami berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, penonton maksimum 500 orang dan mereka harus duduk. Nanti sebelum masuk ke arena konser mereka harus menjalani tes antigen terlebih dahulu,” papar Stephanus Adjie.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi penyelenggara dan para musisi yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. ”Terima kasih mendukung insiasi saya, yakni menyelenggarakan lagi event ini. Meski pandemi, kegiatan masyarakat tidak boleh berhenti,” kata Gibran.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore