Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 23.10 WIB

Waspada Terjadi Erupsi, Taman Nasional Bromo Lakukan Pembatasan Kegiatan di Sekitar Kawah

Tangkapan layar rekaman kamera pemantau yang menunjukkan asap putih dan kelabu keluar bersamaan dari kawah Gunung Bromo di Jawa Timur pada Rabu (13/12). (ANTARA/PVMBG) - Image

Tangkapan layar rekaman kamera pemantau yang menunjukkan asap putih dan kelabu keluar bersamaan dari kawah Gunung Bromo di Jawa Timur pada Rabu (13/12). (ANTARA/PVMBG)

JawaPos.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) telah mengenakan pembatasan pada kegiatan pariwisata di daerah tersebut.

Sebelumnya, Petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya asap berwarna putih dan kelabu yang muncul dari kawah Gunung Bromo pada Rabu (13/12) pagi.

Dikutip dari Antara pada Rabu (13/12), Ketua Tim Kerja Gunung Api PVMBG, Ahmad Basuki, menyatakan bahwa asap kelabu yang keluar dari kawah gunung api umumnya menjadi indikasi awal terjadinya erupsi.

“Asap berwarna kelabu tersebut menandakan adanya abu yang terbawa ke permukaan, biasanya menjadi tanda awal terjadinya erupsi abu pada suatu gunung api,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan PVMBG pada Selasa (12/12) dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, kawah utama Gunung Bromo mengeluarkan asap putih dengan tingkat intensitas bervariasi.

Asap tersebut berkisar antara tipis hingga tebal, mencapai ketinggian 50 hingga 700 meter dari puncak gunung.

PVMBG juga mencatat bahwa gunung tersebut mengalami satu kali gempa tremor yang berlangsung secara terus-menerus, yang terekam oleh seismograf dengan interval 0,5 hingga 1 milimeter.

Menurut Kepala BB TNBTS, Hendro Widjanarko, masyarakat termasuk para wisatawan di sekitar Gunung Bromo diberi larangan untuk memasuki area dalam radius satu kilometer dari kawah aktif.

Hendro menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan pernyataan tentang peningkatan aktivitas di kawah gunung tersebut.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini berada pada Level II atau tingkat Waspada.

Masyarakat diminta untuk menjauhi area dalam radius satu kilometer dari kawah Bromo dan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya erupsi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore