Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 18.59 WIB

Kemenhub Sebut Tidak Jadi Ada Soft Opening Bandara Dhoho Kediri, Tapi Akan Langsung Peresmian oleh Presiden Jokowi

Menhub Budi Karya Sumadi (rompi merah) saat kunjungan ke Bandara Dhoho Kediri (Wahyu Adji/JPRK) - Image

Menhub Budi Karya Sumadi (rompi merah) saat kunjungan ke Bandara Dhoho Kediri (Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com - Setelah agenda soft opening dipastikan batal digelar pada Jumat (15/12), sebagai gantinya pada bulan Januari 2024 mendatang Bandara Dhoho Kediri akan langsung melakukan peresmian yang rencananya bakal diresmikan oleh Presiden Jokowi.
 
Dilansir oleh dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup), pada Selasa (12/12), pembatalan soft opening Bandara Dhoho Kediri tersebut lantaran untuk menuntaskan proses tahapan kalibrasi bandara yang sedang berlangsung guna mendapatkan sertifikasi kelayakan bandara atau izin beroperasi.
 
Menurut salah satu pejabat di Jakarta yang enggan disebutkan namanya, rencananya tidak ada agenda soft opening melainkan langsung peresmian Bandara Dhoho Kediri yang dihadiri oleh Presiden Jokowi.
 
 
"Hasilnya tidak jadi ada soft opening (Bandara Dhoho Kediri), tapi nanti akan langsung peresmian oleh Presiden (Jokowi)," ungkapnya.
 
Karena pembatalan soft opening Bandara Dhoho Kediri tersebut, kedatangan rombongan Menteri pada Jumat (15/12) juga dipastikan akan batal. Seperti diketahui sebelumnya, PT Surya Dhoho Investama (SDhI) disebut bakal menyewa satu unit pesawat dengan kapasitas 150 penumpang guna membawa rombongan dari Jakarta tersebut ke Kediri.
 
Adapun yang direncanakan bakal hadir dalam agenda soft opening Bandara Dhoho Kediri, yakni Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo, dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim Erick Thohir.
 
Sebelum agenda soft opening Bandara Dhoho Kediri dipastikan batal, rencananya rombongan para Menteri tersebut bakal bertolak ke Kediri dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
 
Kini, dengan batalnya agenda soft opening tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) fokus untuk menuntaskan tahapan kalibrasi Bandara Dhoho Kediri. Pesawat kalibrasi PK-CAP Hawker Beechcraft yang sudah kembali ke Jakarta, dikabarkan bakal kembali ke Kediri dalam pekan ini.
 
"Nanti mengecek hasil kalibrasi (Bandara Dhoho Kediri) sudah ditindaklanjuti atau belum. Sudah benar atau belum," terangnya.
 
 
Nantinya, apabila proses kalibrasi Bandara Dhoho Kediri selesai, surat izin beroperasi atau sertifikat sementara kemungkinan juga akan turun dalam pekan ini.
 
"Ya nanti setelah tindak lanjut hasil kalibrasi (Bandara Dhoho Kediri) selesai, baru akan turun," tandasnya.
 
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri, Sukadi mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab beserta pemrakarsa, PT SDhI masih menunggu rekomendasi dari Kemenhub terkait Bandara Dhoho Kediri.
 
Setelah tahapan kalibrasi Bandara Dhoho Kediri selesai, Kemenhub akan menggelar rapat untuk membahas hasilnya. Agaknya, agenda ini baru dilakukan setelah pemrakarsa selesai menindaklanjuti hasil kalibrasi. Jika tuntas, mereka bisa mengantongi sertifikat sementara.
 
Bandara Dhoho Kediri bisa melakukan pra-operasional dengan adanya sertifikat sementara tersebut. Tahapan itu dapat dilangsungkan sebelum bandara memulai penerbangan komersilnya.
 
Menhub Budi Karya dalam kunjungan sebelumnya mengatakan, bahwa ada banyak rangkaian di tahapan pra-operasional Bandara Dhoho Kediri, seperti salah satunya landing dan take off pesawat komersil di bandara.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore