Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 18.29 WIB

Korban Erupsi Marapi Asal Riau Bertambah Satu Orang

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Riau Rozita saat membesuk korban erupsi Marapi di RS Ahmad Mochtar Bukittinggi, Sumbar. - Image

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Riau Rozita saat membesuk korban erupsi Marapi di RS Ahmad Mochtar Bukittinggi, Sumbar.

JawaPos.com–Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Rozita mengatakan, korban erupsi Marapi asal Riau bertambah satu orang. Yakni atas nama Ilham Nanda Bintang, 21, mahasiswa fakultas hukum Universitas Islam Riau (UIR).

”Sebelumnya teridentifikasi tiga orang warga Riau meninggal akibat erupsi Marapi pada Minggu (3/12) sekitar pukul 14.54 WIB. Jenazah Ilham Nanda Bintang setelah dimandikan langsung dibawa menuju Pekanbaru dari Sumbar,” kata Rozita seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, Ilham merupakan warga Riau yang menjadi korban terakhir erupsi Gunung Marapi di Bukittinggi, Sumatera Barat. Sehingga, jumlah warga Riau yang meninggal menjadi empat orang dari total sebanyak 29 orang yang melakukan pendakian di Gunung Marapi.

Dia menyebutkan, masih ada tiga orang pendaki asal Riau yang dirawat intensif di RSUD Achmad Mochtar dan RSUD Padang.

”Dengan demikian, tuntas 29 orang pendaki asal Riau telah ditemukan semua. Dari jumlah itu, terdapat 22 orang pulang dengan selamat, 3 dirawat dan masa pemulihan, serta 4 orang meninggal,” terang Rozita.

Selain Ilham, ada dua mahasiswa UIR lain yang meninggal di Gunung Marapi. Keduanya yaitu Muhammad Adan, 21, mahasiswa fakultas hukum; dan Nazatra Adzin Mufadhal, 22, fakultas Ilmu keguruan dan pendidikan.

”Tiga orang masih dirawat, yakni M Ridho Kurniawan pekerja katering serta M Arbi Muharman, 22, mahasiswa Unri (Universitas Riau); dan Aditya Sukirno Putra, 21, mahasiswa UIR Pekanbaru,” papar Rozita.

Dia menjelaskan, Aditya Sukirno Putra warga Pekanbaru, saat ini, masih menjalani perawatan bedah di RS Achmad Mochtar. Kondisi Aditya mengalami luka bakar di kaki sebelah kanan dan bokong serta pergelangan tangan kiri.

Begitu pula dengan M Ridho Kurniawan yang beralamat Pekanbaru, masih perawatan Intensif di UGD RSUD Achmad Mochtar dengan kondisi kaki kiri tidak bisa digerakkan. Lutut kiri luka bakar dan lecet dan terpasang verband, tangan sebelah kanan luka bakar.

Kemudian Muhammad Arbi Muharman, warga Pekanbaru, mahasiswa jurusan olahraga semester 7; saat ini masih perawatan intensif di UGD RS Achmad Mochtar. Arbi Muharman mengalami sejumlah luka serius, yakni luka bakar di pinggang sebelah kanan, tangan sebelah kanan tidak bisa digerakkan dan pasang spalk, tangan sebelah kiri luka bakar, paha dan kaki sebelah kanan juga terdapat luka bakar, paha sampai kaki luka bakar, dan luka gores dan kondisi korban masih syok.

Kabag Humas Kampus UIR Harry Setiawan menyebutkan, ada empat mahasiswa yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi Sumbar. Tiga di antaranya meninggal dunia dan satu selamat dalam kondisi luka-luka.

”Ada empat mahasiswa UIR menjadi korban erupsi Gunung Marapi, yaitu Nazatra Adzin Mufadhal, Ilham Nanda Bintang, Muhammad Adan serta Aditya Sukirno Putra,” ujar Harry Setiawan.

Harry menambahkan, untuk tiga orang mahasiswa UIR yang meninggal dunia yaitu M Adan (fakultas hukum), Nazatra Adzin Mufadhal (jurusan pendidikan guru sekolah dasar), serta Ilham Nanda Bintang (jurusan Ilmu hukum). Mereka warga Kota Pekanbaru. Sedangkan Aditya Sukirno Putra (Ilmu Pemerintahan) ditemukan selamat dan masih dalam perawatan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore