
Permintaan benih jagung dari Jawa Timur cukup besar.
JawaPos.com–Pertumbuhan populasi penduduk terus meningkat menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Pada 2030, populasi masyarakat Indonesia diperkirakan mencapai 300 juta jiwa.
Sementara itu, luas area produksi pertanian semakin terbatas akibat alih fungsi lahan. Tantangan semakin kompleks dengan adanya perubahan iklim dan perkembangan penyakit tanaman.
Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan melakukan intensifikasi pertanian, termasuk penggunaan benih unggul berkualitas. Benih unggul menjadi kunci penting untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Suwarno, Direktur Syngenta Seed Indonesia mengatakan, permintaan benih jagung dari Jawa Timur cukup besar. Per tahun, lebih kurang 20-30 persen penetrasi market jagung menggemuk.
”Terutama Sumatera dan mulai merambah di Sumba dan Papua. Saya perkirakan, permintaan jagung terus bertambah,” ujar Suwarno di Pasuruan, Jawa Timur.
Untuk memproduksi benih, Syngenta bermitra dengan lebih dari 70 ribu petani di berbagai daerah. Syngenta juga secara berkelanjutan melakukan pembinaan serta transfer teknologi kepada para petani mitra.
Suwarno menambahkan, selain dari dalam negeri, permintaan dari market jagung ke luar negeri pun ikut terkerek. Ada dua negara menjadi market jagung yang biasa dikirim. Yakni, Vietnam dan Thailand.
”Sebetulnya, Vietnam dan Thailand meminta lebih tapi kami fokuskan ke dalam negeri dulu. Sebab, kebutuhan market dalam negeri masih besar,” ungkap Suwarno.
Suwarno menyatakan, faktor iklim menjadi tantangan yang dihadapinya. Saat El Nino, produksi benih jagung membutuhkan effort yang besar.
”Kami berkomitmen kuat dalam mendukung petani dan pemerintah, khususnya terkait penyediaan benih jagung nasional yang unggul,” imbuh Suwarno.
Suwarno menyebutkan, pihaknya terus membangun kemitraan kepada para petani dalam menguatkan kebutuhan permintaan pasar. Petani mitra adalah para petani yang menanam jagung yang hasilnya akan dibeli Syngenta untuk kemudian diproses di pabrik hingga siap dipasarkan kepada petani di berbagai daerah.
”Petani mengenal produk jagung hibrida Syngenta dengan nama NK 212, NK Perkasa, NK Sumo, NK Andalan, NK Juara, NK Super, NK Garuda, NK Fantastis, dan NK Naga,” ucap Suwarno.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
