Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Desember 2023 | 17.35 WIB

Pemkot Kediri Menggelar Pelatihan bagi Masyarakat untuk Bekerja di Bandara Dhoho Kediri

Bandara Dhoho Menyandang Status Internasional, Simak Peraturan Standar Internasional untuk Bandara Udara     Ilustrasi bangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri. Sumber: (akun X @txttransportasi) - Image

Bandara Dhoho Menyandang Status Internasional, Simak Peraturan Standar Internasional untuk Bandara Udara Ilustrasi bangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri. Sumber: (akun X @txttransportasi)

JawaPos.com – Pemerintah Kota Kediri menggelar pelatihan kebandarudaraan bagi masyarakatnya menjelang akan dioperasikannya Bandara Internasional Dhoho. Pelatihan ini dilakukan sebab Pemkot Kediri tak ingin masyarakatnya hanya menjadi penonton saat bandara ini beroperasi.

Sertifikat kelulusan dalam pelatihan ini bisa digunakan masyarakat untuk melamar kerja di bandara. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri Bambang Priambodo menyampaikan, ada 25 masyarakat Kota Kediri yang ikut dalam pelatihan kebandarudaraan.

Kami menggandeng lembaga penyelenggara (pelatihan, Red) dari Surabaya,” ujar Bambang Priambodo dikutip Radar Kediri (Jawa Pos Grup). Bambang mengatakan, masyarakat sangat berantusias dalam mengikuti serangkaian kepelatihan ini.

Pendaftaran kepelatihan ini dilakukan secara online. Total 700 masyarakat yang mendaftar secara online. Saat dilakukan verifikasi berkelanjutan ada beberapa dinyatakan tidak memenuhi kriteria yang sesuai syarat oleh pihak lembaga penyedia pelatihan.

Dari beberapa syarat yang diberikan salah satu instrumennya yakni usia pendaftar. Usianya mulai dari 18 sampai 25 tahun untuk laki–laki dan perempuan.

“Setelah kami seleksi administrasi tinggal 186 orang. Dan akhirnya kita ambil 25 orang. Ini tahap awal karena penyedianya yang tidak mampu untuk mengadakan lebih dari 25,” ujar Bambang.

Bambang berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini masyarakat Kota kediri bisa bekerja di bandara tersebut. Masyarakat yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat langsung dari pihak Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Harapannya dengan ini, setidaknya adik-adik ini sudah punya referensi. Karena kita ikutkan untuk uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat BNSP juga,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore