Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 18.18 WIB

Kronologi Kecelakaan Maut Daihatsu Taruna di Jalan Semarang-Jepara yang Tewaskan 4 Orang, Bermula dari Tabrak Lari

Sejumlah penumpang Daihatsu Taruna asal Brebes yang terluka dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak. (Wahibpribadi/Radar Semarang) - Image

Sejumlah penumpang Daihatsu Taruna asal Brebes yang terluka dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak. (Wahibpribadi/Radar Semarang)

JawaPos.com - Kecelakaan maut yang terjadi di jalan raya Demak-Jepara, tepatnya di wilayah Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Km 37.300 Semarang-Jepara.
 
Kecelakaan maut tersebut diketahui melibatkan empat kendaraan, dan terjadi pada hari Kamis (23/11) petang, pukul 17.30 WIB.
 
Dilansir dari Radar Semarang, Jumat (24/11), empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut antara lain mobil Daihatsu Taruna dengan nopol R 8568 DK, sepeda motor Honda Vario dengan nopol H 4127 QN, truk dengan nopol K 8928 RK, dan mobil pick-up L300 dengan nopol 1659 JC.
 
Akibat kecelakaan maut tersebut, empat korban dinyatakan tewas yaitu sopir Daihatsu Taruna, dan dua penumpangnya, serta seorang pengendara sepeda motor Honda Vario.
 
Sopir Daihatsu Taruna diketahui bernama Isro Mursidi (46), warga Cirendu RT 2 RW 4, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
 
Lalu, penumpang yang turut menjadi korban tewas yaitu Clara Aulia Putri (12) dan Siti Solikati (35), warga Krajan RT 3 RW 1, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
 
 
Yang terakhir, seorang pengendara sepeda motor Honda Vario yang diketahui bernama Saeful Mujab (54), warga Desa Ploso RT 1 RW 2, Kecamatan Karangtengah Demak.
 
Masih dilansir dari Radar Semarang, penyebab korban tewas tersebut dikarenakan luka berat di area kepala.
 
Menurut Kasatlantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadani, kecelakaan maut tersebut bermula ketika mobil Daihatsu Taruna yang dikemudikan Isro Mursidi berjalan dari arah Jepara menuju Demak.
 
Dalam perjalanannya, mobil Daihatsu Taruna tersebut tiba-tiba menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan Saeful Mujab, diduga karena kurang konsentrasi dan kurang hati-hati.
 
"Semula Daihatsu Taruna bernomor polisi R 8568 DK berjalan dari arah Jepara menuju ke arah Semarang. Sesampainya di TKP, berjalan kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Vario H 4127 QN," jelasnya.
 
Setelah menabrak, Isro Mursidi hendak melarikan diri dan terus memacu mobil Daihatsu Taruna tersebut ke arah Semarang.
 
 
Saat melarikan diri, mobil Daihatsu Taruna tersebut menabrak sebuah truk dengan nopol K 8928 RK yang dikemudikan Moh. Anwar (44), warga Kalipucang Kulon RT 3 RW 4, Welahan, Jepara.
 
Tak hanya itu, mobil yang dikemudikan Isro Mursidi itu juga menabrak pick-up L300 yang dikemudikan Sikin (63), warga Karanganyar RT 2 RW 1, Welahan, Jepara.
 
Sebelumnya, pick-up tersebut diketahui melaju dari arah berlawanan yakni dari arah Demak menuju Jepara.
 
Kasatlantas Polres Demak mengatakan bahwa penumpang Daihatsu Taruna adalah satu keluarga yang hendak pulang setelah selesai mengiring manten.
 
"Satu keluarga sebelumnya mengiring mantenan di Jepara. Saat pulang terjadi kecelakaan tersebut," ungkapnya.
 
Salah satu penumpang mobil Daihatsu Taruna, Umi, mengaku tak sadarkan diri ketika insiden nahas itu terjadi.
 
"Tahu-tahu saya sudah di luar mobil. Habis kondangan dari Jepara," ujarnya seperti yang dikutip dari Raddar Semarang, Jumat (24/11).
 
Adapun enam korban luka-luka yang kini sedang dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, Demak, yaitu Nadia Alicia Azahra (8), Umi Latifah (34), Saqel Rafka Mutaqi (4), Nasirudin (43), Mukhson (47), dan Tarsan (65).
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore