
Akad nikah di kolam ikan terapi, Maharnya Cabai dan Sembako.
JawaPos.com – Ada saja cara orang melangsungkan akad nikah. Mereka tidak terpaku dengan cara-cara konvensional selama ini. Di Bantul, Jogjakarta, terdapat tiga pasang pengantin yang mengikuti nikah yang digelar oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais). Ketiga pasang pengantin itu mengikuti akad nikah di kolam ikan pada Selasa (21/11).
Ketiga pasangan itu adalah Rossa Felisza-Slamet Ardiyanto, Diananingsih-Jan Wari Nugroho, dan Sri Muryani-Apri Wahyudi
Selain menggelar nikah di kolam ikan, pengantin laki-laki menggunakan mahar yang tidak lazim. Ada yang menyerahkan mahar berupa cabai, beras, garam, dan kecap kepada pengantin perempuan.
Dilansir Radar Jogja, ijab kabul dipandu penghulu dari KUA Banguntapan. Ketua Fortais Ryan Budi Nuryanto menjelaskan, nikah massal itu bertemakan Nikah Bareng Pemilu Damai. Dalam acara pernikahan baik prosesi hingga maharnya difasilitasi Fortais secara gratis.
Ryan Budi Nuryanto menuturkan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum bisa menikah karena berbagai keterbatasan. Hal itu ditambah kondisi krisis pangan yang berada di depan mata. Hal itu sangat terlihat jelas dengan dengan lonjakan harga bahan pokok, seperti beras dan cabai.
Maka dari itu, acara nikah bareng itu juga disertai dengan kampanye pemilu damai. Fortais mengajak masyarakat menghayati kembali semangat Bhineka Tunggal Ika. Falsafah negara itu dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Berbeda pilihan, tapi utamakan persatuan yang diwujudkan dalam acara Nikah Bareng Pemilu Damai,” ucap Ryan Budi di sela acara pernikahan.
Ryan Budi menjelaskan, prosesi pernikahan yang dilangsungkan di kolam ikan terapi merupakan bentuk melambangkan kesehatan bagi hubungan ketiga pasangan pengantin yang melaksanakan akad nikah.
Adapun prosesi nikah bareng diawali dengan arak-arakan kirab ketiga pasangan pengantin dengan membawa poster Pemilu Damai dengan gambar capres-cawapres. Mereka diarak dari Jalan Wonosari menuju Joglo Khasanah.
Lebih jauh dia mengatakan, nikah bareng secara gratis yang digelar Fortais merupakan wujud gotong royong dalam membangun bangsa.
Untuk mahar yang berupa cabai, beras, garam, dan kecap merupakan makna atas setiap perjalanan. Setiap akan melewati fase manis, asin, dan pedas. Semua itu harus dilalui dengan bersemangat dan bersama.
“Harapannya pasangan akan bekerja keras membangun dan membahagiakan keluarganya. Dengan perbedaan dan kekuatan, cinta bisa saling berbagi dan mengisi,” kata Ryan.
Untuk jjab kabul di kolam ikan terapi memiliki filosofi, para pengantin maupun para kontestan pemilu diharapkan akan mendapatkan kebahagiaan sekaligus kesehatan, bukan kesusahan.
Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo yang turut hadir dalam acara itu menuturkan, acara nikah bareng tersebut merupakan bantuan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan tertentu dalam melangsungkan pernikahan.
“Pemkab Bantul berterima kasih kepada Fortais atas kegiatan ini. Kami doakan para pengantin yang ijab kabul ini menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah,” katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
