Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Juni 2021 | 19.45 WIB

Petugas Razia Yustisi Solo Temukan Empat Pedagang Keliling Positif

Petugas gabungan melakukan tes usap antigen terhadap pedagang mobil dalam operasi yustisi prokes di Alun Alun Utara Keratonan Pasar Kliwon Solo, Senin (21/6). Bambang Dwi Marwoto/Antara - Image

Petugas gabungan melakukan tes usap antigen terhadap pedagang mobil dalam operasi yustisi prokes di Alun Alun Utara Keratonan Pasar Kliwon Solo, Senin (21/6). Bambang Dwi Marwoto/Antara

JawaPos.com–Petugas gabungan Kota Surakarta, Jawa Tengah, dalam operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan menemukan empat pedagang keliling bermobil asal luar kota hasil tes antigen positif Covid-19. Mereka terjaring razia di area parkir Alun Alun Keraton Pasal Kliwon Solo, Senin (21/6).

Petugas gabungan Polresta Surakarta, TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan dalam operasi yustisi terhadap pedagang mobil asal luar kota menjaring seratusan orang untuk dilakukan tes usap antigen. Upaya tersebut untuk menekan laju kasus Covid-19 di Solo.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjutak, Polresta Surakarta bersama unsur TNI dan pemerintah daerah setempat telah mengidentifikasi beberapa pusat perekonomian di Solo. Salah satunya di Alun Alun Utara Keraton Surakarta tiap Senin dan Kamis, dibanjiri pedagang bermobil dari luar Kota Surakarta.

”Petugas gabungan terdiri tas Polres, TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Surakarta melakukan operasi yustisi dengan sanksi tes usap antigen, di parkir Alun-Alun Utara Keraton Serengan Solo, Senin (21/6) mulai pukul 04.30 WIB,” ujar Ade Safri Simanjutak seperti dilansir dari Antara, Senin (21/6).

Pada operasi yustisi tersebut, dari 153 pedagang asal luar kota yang terjaring operasi dilakukan tes antigen. Hasilnya ditemukan empat orang positif sedangkan lainnya negatif. Langkah selanjutnya, kata kapolresta, pedagang yang positif dibawa ke RS Bung Karno untuk proses tes PCR.

”Empat pedagang yang dinyatakan positif dari tes cepat antigen tersebut dua orang berasal dari Pelakongan, satu orang asal Mojokerto, dan satu lainnya asal Batang. Mereka dibawa ke RSUD Bung Karno dilakukan tes PCR dan setelah itu, dikirim ke isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali,” tutur Ade Safri Simanjutak.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan menambahkan, sesuai perintah Wali Kota Surakarta dalam rapat Forkompimda, untuk dilakukan pengecekan kepada pedagang dari luar kota khususnya berasal daerah zona merah. ”Kami sudah menindaklanjuti di Alun Alun Utara Keratonan Solo, operasi dimulai pukul 04.30 WIB, dan awalnya menjaring ada 117 pedagang dari luar kota dan hasilnya ditemukan empat orang yang positif,” kata Arif.

Pedagang yang hasil tes antigen positif tersebut, kata dia, ditindaklanjuti Dinas Kesehatan Kota Surakarta untuk dibawa ke isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali. ”Kami yang menurunkan 55 personel kemudian melakukan penjaringan lagi menemukan 37 orang pedagang asal lua kota dan hasilnya tes semua negatif. Sehingga, total ada 154 orang yang dites usap antigen,” terang Arif.

Dia menjelaskan, pedagang bermobil seharusnya hanya mengirim atau menyetor barang bukan berjualan di area parkir karena hal itu dilarang. ”Kami sudah menindak delapan pedagang mobil yang nekat berjualan di area parkir dengan tindak pidana ringan (tipiring) dari hasil operasi pada Senin (14/6),” kata Arif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore