Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 17.47 WIB

Penelitian Kedua di Situs Gondang, BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek Cari Peninggalan yang Masih Terpendam

Tim BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek melakukan penelitian terhadap situs Gondang, Tugu, Trenggalek pada Jumat (17/11) pagi (Zaki Jazai/Radar Tulungagung) - Image

Tim BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek melakukan penelitian terhadap situs Gondang, Tugu, Trenggalek pada Jumat (17/11) pagi (Zaki Jazai/Radar Tulungagung)

JawaPos.com – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), melakukan penelitian untuk kedua kalinya terhadap situs Gondang, di Desa Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek pada Jumat (17/11) pagi.

Dilansir dari Radar Tulungagung, Sabtu (18/11), pada penelitian kedua, tim BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek meminta bantuan masyarakat lokal untuk melakukan ekskavasi (penggalian) untuk memudahkan para ahli menemukan benda cagar budaya yang diduga masih terpendam di situs Gondang tersebut.

“Jadi kami bersama-sama melakukan lanjutan penelitian ini, dan ditargetkan semua potensi cagar budaya yang ada bisa di bongkar,” tutur Kabid Kebudayaan Disparbud Trenggalek, Agus Prasmono.

Upaya penelitian dan ekskavasi oleh tim akan dilakukan selama enam hari ke depan.

Dalam teknisnya, tim peneliti memberi tanda-tanda area tertentu di lokasi situs Gondang, yang kemudian digali untuk menemukan benda yang diduga cagar budaya lainnya.

Tim berharap bisa menemukan prasasti atau batu yang berisi mengenai tahun yang menjelaskan tentang kapan candi itu dibuat.

Selain bukti tahun, ekskavasi situs Gondang juga bertujuan untuk mengetahui struktur batu bata dari candi itu merupakan candi utama atau perwara.

Jika bangunan memang candi utama, bisa dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dimana letak candi perwara atau sebaliknya. Dan berdasarkan penemuan arca sebelumnya, biasanya setiap candi selalu ada satu arca.

Dengan penelitian lanjutan, Disparbud meyakini masih ada benda peninggalan bersejarah yang masih terpendam.

Pasalnya, penelitian pertama sudah ada benda cagar budaya lainnya yang ditemukan seperti relief, panel, serta sejumlah arca. Semua benda tersebut saat ini disimpan di kantor Disparbud.

“Jadi kapan candi ini dibuat kami belum bisa menjelaskan, tapi untuk dugaan sementara ada dugaan benda yang ditemukan adalah peninggalan era Mataram kuno terlihat dari bentuk struktur batu bata untuk pembuatan candi yang identik dengan era Mpu Sindok,” ucap Agus.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore