
Tim BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek melakukan penelitian terhadap situs Gondang, Tugu, Trenggalek pada Jumat (17/11) pagi (Zaki Jazai/Radar Tulungagung)
JawaPos.com – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), melakukan penelitian untuk kedua kalinya terhadap situs Gondang, di Desa Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek pada Jumat (17/11) pagi.
Dilansir dari Radar Tulungagung, Sabtu (18/11), pada penelitian kedua, tim BPK XI Jatim dan Disparbud Trenggalek meminta bantuan masyarakat lokal untuk melakukan ekskavasi (penggalian) untuk memudahkan para ahli menemukan benda cagar budaya yang diduga masih terpendam di situs Gondang tersebut.
“Jadi kami bersama-sama melakukan lanjutan penelitian ini, dan ditargetkan semua potensi cagar budaya yang ada bisa di bongkar,” tutur Kabid Kebudayaan Disparbud Trenggalek, Agus Prasmono.
Upaya penelitian dan ekskavasi oleh tim akan dilakukan selama enam hari ke depan.
Dalam teknisnya, tim peneliti memberi tanda-tanda area tertentu di lokasi situs Gondang, yang kemudian digali untuk menemukan benda yang diduga cagar budaya lainnya.
Tim berharap bisa menemukan prasasti atau batu yang berisi mengenai tahun yang menjelaskan tentang kapan candi itu dibuat.
Selain bukti tahun, ekskavasi situs Gondang juga bertujuan untuk mengetahui struktur batu bata dari candi itu merupakan candi utama atau perwara.
Jika bangunan memang candi utama, bisa dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dimana letak candi perwara atau sebaliknya. Dan berdasarkan penemuan arca sebelumnya, biasanya setiap candi selalu ada satu arca.
Dengan penelitian lanjutan, Disparbud meyakini masih ada benda peninggalan bersejarah yang masih terpendam.
Pasalnya, penelitian pertama sudah ada benda cagar budaya lainnya yang ditemukan seperti relief, panel, serta sejumlah arca. Semua benda tersebut saat ini disimpan di kantor Disparbud.
“Jadi kapan candi ini dibuat kami belum bisa menjelaskan, tapi untuk dugaan sementara ada dugaan benda yang ditemukan adalah peninggalan era Mataram kuno terlihat dari bentuk struktur batu bata untuk pembuatan candi yang identik dengan era Mpu Sindok,” ucap Agus.
***

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
