
Bus Trans Jatim Koridor III dipenuhi penumpang.
JawaPos.com–Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik sudah beroperasi sejak Oktober dan sudah dua minggu dilakukan evaluasi.
Dilansir dari Radar Mojokerto, Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Agung Mulyono mengatakan, hasil evaluasi itu adalah rencana penambahan rute untuk Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik. Penambahan rute itu mendapat banyak respons positif dari masyarakat.
”Dalam dua minggu terakhir antusiasme masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi ini sangat tinggi,” ujar Agung Mulyono.
Dia mengungkapkan, sampai 31 Oktober, penumpang yang menggunakan transportasi umum Trans Jatim Koridor III telah mencapai 69 ribu lebih penumpang. Selain nyaman dan aman, biaya Trans Jatim juga sangat terjangkau. Yaitu Rp 5 ribu untuk masyarakat umum dan Rp 2.500 untuk pelajar atau santri.
”Prinsipnya, respons masyarakat bagus, tergolong murah, nyaman, dan rutenya merupakan rute favorit. Termasuk, yang perlu kita perhatikan, jalan provinsi itu ada di Kabupaten Mojokerto dipastikan 80 persen masih bagus. Bahkan, kita punya jaminan ada komplain dalam 24 jam diperbaiki,” tutur Agung.
Menurut dia, ada 164 kilometer untuk jalur berstatus provinsi di Kabupaten Mojokerto. Sehingga, ada kerja sama dengan pemerintah setempat untuk membuat pengoperasian Trans Jatim lebih optimal.
Agung menjelaskan, rencana penambahan rute itu untuk memperluas jangkauan masyarakat dalam memanfaatkan armada Trans Jatim.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyambut baik rencana penambahan rute Trans Jatim Koridor III rute Mojokerto-Gresik. Dia berharap, transportasi umum itu dapat melintasi Kecamatan Kemlagi dan Gedeg. Sebab, banyak fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pariwisata yang akan dilalui.
”Jadi kita meminta Trans Jatim Koridor III ini bisa lewat di depan RSUD. Mengingat RSUD RA Basoeni Gedeg ini satu-satunya RSUD di utara Sungai Brantas. Apalagi pasiennya juga tidak hanya dari Mojokerto, tapi banyak juga dari Jombang, bahkan Lamongan,” ungkap Ikfina.
Dalam evaluasi bersama DPRD Jatim dan Dishub Jatim di Pemkab Mojokerto pada Jumat (3/11), perluasan rute Trans Jatim pada Koridor III menjadi pertimbangan. Sebab, penambahan rute juga harus mempertimbangkan halte di sepanjang jalur.
Dengan perluasan rute, Ikfina berharap akan berdampak pada meningkatnya ekonomi kreatif masyarakat. Pemkab Mojokerto juga sedang membangun ruang terbuka hijau di Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi. Tepatnya di titik nol jalan provinsi.
”Tujuan utama Trans Jatim Koridor III ini bertemakan pariwisata. Jadi bisa terintegrasi juga. Ditambah fasum-fasum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga itu akan menjadi pertimbangan juga,” papar Ikfina.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
