Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 06.08 WIB

Trans Jatim Koridor III Rute Mojokerto-Gresik Bersiap Menambah Rute Baru

Bus Trans Jatim Koridor III dipenuhi penumpang. - Image

Bus Trans Jatim Koridor III dipenuhi penumpang.

JawaPos.com–Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik sudah beroperasi sejak Oktober dan sudah dua minggu dilakukan evaluasi.

Dilansir dari Radar Mojokerto, Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Agung Mulyono mengatakan, hasil evaluasi itu adalah rencana penambahan rute untuk Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik. Penambahan rute itu mendapat banyak respons positif dari masyarakat.

”Dalam dua minggu terakhir antusiasme masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi ini sangat tinggi,” ujar Agung Mulyono.

Dia mengungkapkan, sampai 31 Oktober, penumpang yang menggunakan transportasi umum Trans Jatim Koridor III telah mencapai 69 ribu lebih penumpang. Selain nyaman dan aman, biaya Trans Jatim juga sangat terjangkau. Yaitu Rp 5 ribu untuk masyarakat umum dan Rp 2.500 untuk pelajar atau santri.

”Prinsipnya, respons masyarakat bagus, tergolong murah, nyaman, dan rutenya merupakan rute favorit. Termasuk, yang perlu kita perhatikan, jalan provinsi itu ada di Kabupaten Mojokerto dipastikan 80 persen masih bagus. Bahkan, kita punya jaminan ada komplain dalam 24 jam diperbaiki,” tutur Agung.

Menurut dia, ada 164 kilometer untuk jalur berstatus provinsi di Kabupaten Mojokerto. Sehingga, ada kerja sama dengan pemerintah setempat untuk membuat pengoperasian Trans Jatim lebih optimal.

Agung menjelaskan, rencana penambahan rute itu untuk memperluas jangkauan masyarakat dalam memanfaatkan armada Trans Jatim.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyambut baik rencana penambahan rute Trans Jatim Koridor III rute Mojokerto-Gresik. Dia berharap, transportasi umum itu dapat melintasi Kecamatan Kemlagi dan Gedeg. Sebab, banyak fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pariwisata yang akan dilalui.

”Jadi kita meminta Trans Jatim Koridor III ini bisa lewat di depan RSUD. Mengingat RSUD RA Basoeni Gedeg ini satu-satunya RSUD di utara Sungai Brantas. Apalagi pasiennya juga tidak hanya dari Mojokerto, tapi banyak juga dari Jombang, bahkan Lamongan,” ungkap Ikfina.

Dalam evaluasi bersama DPRD Jatim dan Dishub Jatim di Pemkab Mojokerto pada Jumat (3/11), perluasan rute Trans Jatim pada Koridor III menjadi pertimbangan. Sebab, penambahan rute juga harus mempertimbangkan halte di sepanjang jalur.

Dengan perluasan rute, Ikfina berharap akan berdampak pada meningkatnya ekonomi kreatif masyarakat. Pemkab Mojokerto juga sedang membangun ruang terbuka hijau di Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi. Tepatnya di titik nol jalan provinsi.

”Tujuan utama Trans Jatim Koridor III ini bertemakan pariwisata. Jadi bisa terintegrasi juga. Ditambah fasum-fasum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga itu akan menjadi pertimbangan juga,” papar Ikfina.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore