Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Oktober 2023 | 00.38 WIB

TikToker Asal Medan Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka Dugaan Penistaan Agama

TikToker asal Medan, FM, ditetapkan tersangka atas dugaan menistakan agama Kristen. - Image

TikToker asal Medan, FM, ditetapkan tersangka atas dugaan menistakan agama Kristen.

JawaPos.com - Seorang seleb TikTok atau TikToker asal Medan inisial FM pemilik akun @bangmorteza_ ditangkap di rumahnya, Sabtu (21/10). Dia juga telah ditetapkan tersangka kasus dugaan penistaan agama.

TikToker Medan tersebut ditangkap oleh petugas kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan setelah videonya diduga menistakan agama Kristen viral dan memicu kegaduhan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, membenarkan TikToker Medan itu sudah ditangkap pada Sabtu (21/10) pagi.

"Pemilik akun TikTok tersebut sudah diamankan dari rumahnya," jelas Fathir, Minggu (22/10) dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

Fathir menjelaskan bahwa FM masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. "Untuk keterangan lebih lanjut, akan kami sampaikan. Pelaku masih menjalani pemeriksaan," jelasnya.

Dalam video viral di akun @bangmorteza_, FM menyamakan tiang salib dengan tiang PLN. "Bagi kalian yang masih menyembah itu, tolong pulangkan nanti setelah kalian tobat, tolong pulangkan nanti tiang itu ke PLN, biar ada untuk gantung trafo sama kabel, oke ya," ujarnya.

Entah apa yang memicunya, FM malah mengolok-olok lagi bahwa jika ada kesempatan untuk mengunjungi rumah ibadah gereja, akan membawa speaker bluetooth dan memutar lagu Shaun The Sheep. "Aku nanti kalau ada kesempatan bisa ngunjungin gereja, kubawa bluetooth speaker lah, nanti kuhidupkan lagunya itu pas masuk nanti kan, Shaun The Sheep," sebutnya.

Setelah viral, FM sempat membuat klarifikasi dan permohonan maaf dalam Live TikTok-nya sebelum ditangkap. Namun, hal itu tidak cukup karena kasus ini sudah masuk ranah polisi.

"Saya mengaku salah atas apa yang telah saya ucapkan dan saya buat tentang me-roasting agama sebelah. Saya minta izin, minta maaf karena itu," ujarnya.

"Saya sebagai Morteza yang berbuat saya minta maaf atas itu. Itu sebenarnya cuma jokes-jokes saja, tapi berlebihan dan tidak tahu batasan, saya sudah melanggar norma beragama," sebutnya lagi.

FM juga mengatakan tidak ada maksud menyerang agama lain. Karena dia juga selama ini berteman dengan non Muslim. "Akan ada banyak teman non Muslim bakal kecewa, saya terima itu, karena saya salah. Saya minta maaf sebesar-besarnya dan saya salah. Saya berjanji tidak akan mengulangi itu lagi, mohon dimaafkan," pungkas FM.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore