
Aksi bela Palestina, Bersatu untuk Palestina, diikuti puluhan organisasi Islam dan komunitas di depan balai Kota Cirebon, Jumat (20/10).
JawaPos.com–Puluhan organisasi Islam dan komunitas di Cirebon menggelar aksi solidaritas bela Palestina di depan balai Kota Cirebon, Jumat (20/10). Aksi bela Palestina dengan tema Bersatu untuk Palestina itu diisi doa bersama, orasi, dan penggalangan dana untuk disumbangkan demi perjuangan warga Palestina.
Peserta aksi mengibarkan bendera Palestina dan membentangkan spanduk berisi kecamatan terhadap negara penjajahan Zionis Israel. Peserta aksi mengecam tindakan keji tentara Zionis Israel yang membabi buta menyerang warga sipil, bahkan mengebom rumah sakit hingga jatuh korban sipil anak-anak dan perempuan.
”Kami mengutuk tindakan Israel dengan sengaja membunuh warga sipil tidak berdosa, dan memblokade agar warga Palestina kelaparan. Hati dan doa terbaik untuk Palestina,” teriak warga.
Massa yang datang merupakan gabungan dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat, termasuk komunitas wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Cirebon (FJC). Mereka mengecam aksi tentara zionis Israel yang tak henti-hentinya menggempur Kota Gaza hingga berjatuhan banyak korban warga sipil. Termasuk anak-anak dan perempuan.
”Bahkan yang paling mengerikan sebuah rumah sakit terkena rudal hingga mengakibatkan korban lebih dari 500 orang. Ini jelas perang harus segera dihentikan, dan kami di sini hanya bisa berdoa bersama-sama untuk itu,” ujar Ketua FJC Andik Arsawijaya.
Korban perang itu, lanjut dia, tak hanya warga umum, tetapi juga sejumlah jurnalis di Palestina juga petugas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sementara itu, perwakilan DPRD Kota Cirebon menyatakan akan menyampaikan aspirasi warga Kota Cirebon untuk Palestina ke pemerintah pusat. Sehingga ada sikap dan upaya dari pemerintah untuk mendukung perjuangan warga Palestina.
”Kami akan sampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat. Semua berharap yang terbaik untuk penyelesaian masalah Palestina ini,” ucap dia.
Aksi yang dimulai usai Salat Jumat sekitar pukul 13.00 WIB itu berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Massa juga menggelar salat Ashar berjamaah, kemudian acara dilanjutkan kembali.
Aksi berlangsung damai. Massa hanya meneriakkan dukungan untuk Palestina dan teriakan anti perang. Massa berharap meminta agar penderitaan rakyat Palestina segera diakhiri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
