
Pemkab Bojonegoro meraih juara 3 nasional dari Kemenkominfo kategori Instansi Terbaik dalam Pemanfaatan Layanan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) Tingkat Kabupaten Tahun 2023.
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meraih juara 3 nasional dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Prestasi itu dalam kategori Instansi Terbaik dalam Pemanfaatan Layanan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) Tingkat Kabupaten Tahun 2023.
Penghargaan diserahkan Kemenkominfo kepada Pemkab Bojonegoro yang diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro saat Rapat Koordinasi Nasional Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional di Jakarta. Penghargaan tersebut merupakan salah satu indikator bahwa Kabupaten Bojonegoro telah memanfaatkan SPLP dengan baik.
SPLP merupakan salah satu infrastruktur SPBE yang berfungsi sebagai perangkat integrasi yang terhubung dengan sistem penghubung layanan instansi pusat dan pemerintah daerah untuk melakukan pertukaran layanan SPBE.
Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah Bambang Dwi Anggono menjelaskan, Rapat Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional merupakan agenda tahunan yang merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kemenkominfo. Melalui Undang-Undang Pemerintahan Daerah kepada Kementerian Kominfo, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika dan Direktorat Pelayanan Aplikasi Informatika Pemerintahan menjadi pembina dalam bidang e-Government SPBE. Selain itu juga menjadi penanggung jawab SPBE khususnya untuk domain infrastruktur dan domain aplikasi.
”Rakornas ini merupakan ajang kolaborasi pusat dengan daerah dalam membangun bersama. Saya berharap dapat membangun sinergisitas nasional yang harmoni antara pusat dengan daerah,” ungkap Bambang.
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan, perkembangan transformasi digital mendorong penyediaan layanan pemerintahan yang lebih efisien berbasis teknologi digital. Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Sesuai dengan amanat Perpres, SPBE harus dilaksanakan dengan mengedepankan beragam prinsip antara lain meliputi keterpaduan, kesinambungan, efisiensi, serta interoperabiltas. Sehingga kolaborasi dan sinergi menjadi kunci dalam implementasi SPBE yang terpadu.
”Kementerian Kominfo siap berkolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan stakeholders terkait dalam penyelenggaraan SPBE dan menghadirkan kebijakan penunjang pelaksanaan SPBE sesuai koridor hukum yang berlaku,” kata Nezar Patria.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo atas penghargaan yang diraih kali ini. ”Tentunya ini merupakan sebuah kehormatan bagi Pemkab Bojonegoro dan menjadi pemicu untuk lebih semangat dalam memberi pelayanan,” ujar Nanang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
