Warga desa Tanah Abang saat melakukan aksi menyegel PT. CDM
JawaPos.com – Pembagian hak kebun plasma di Desa Tanah Abang, Kalimantan Timur, dipersoalkan warga. Akibatnya, warga desa Tanah Abang menyegel PT Cipta Davia Mandiri (CDM) yang merupakan anak usaha PT Rea Kaltim Plantation Group.
Kepala Desa Tanah Abang, Gigih Prasojo, mengatakan penutupan operasional PT CDM dengan cara warga memblokir pintu masuk area perusahaan sudah berlangsung sejak Kamis (28/9). ”Sudah sejak seminggu lalu dilakukan masyarakat. Ini dilakukan sampai ada kejelasan diselesaikannya hak plasma masyarakat,” ujarnya.
Warga memberikan deadline sampai satu bulan sejak penutupan itu supaya PT CDM bisa menunaikan kewajibannya memberikan hak plasma kepada warga. ”Langkah selanjutnya jika tidak ada penyelesaian, saran dari Bupati akan ditindaklanjuti masalah perizinan. Bupati langsung turun tangan ke sini kemarin,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, lanjut Gigih, pihaknya juga menyiapkan rencana lain bersama warga seandainya rencana yang ada saat ini tidak membuahkan hasil. Termasuk salah satunya melapor ke Roundtable Sustainability Palm Oil (RSPO).
”Kalau kami, sebisa mungkin diselesaikan dengan beberapa solusi. Kalau plan A mampat atau mungkin nihil ya ke plan B dan plan C,” terusnya.
Sebagaimana diketahui, berbagai upaya yang sudah dijalankan warga belum juga membuahkan hasil. Warga menuntut haknya kepada PT CDM sejak lama yaitu hak plasma 30 persen sejak tahun 2015 hingga 2020.
Selain itu, warga Tanah Abang juga mempersoalkan PT CDM karena perusahaan menyerahkan lahan Plasma yang bersumber dari Kelompok Tani akan tetapi, pengelolaan lahannya diberikan kepada pihak lain yang bukan dari Kelompok Tani.
Selain di desa Tanah Abang, PT CDM juga menghadapi tuntutan kebun Plasma dari warga desa Kelinjau Ulu, Kutai Timur (Kutim). Persoalan ini sudah dimediasi oleh Dinas Perkebunan Kutim pada 14 September 2023 yang salah satu poinnya adalah menyepakati untuk dilakukan peninjauan lapangan paling lambat minggu pertama bulan Oktober 2023.
Namun sampai dengan Selasa (3/10) belum terealisasi. ”Belum ada. Itu saya tunggu itu,” ucap Kepala Desa Kelinjau Ulu, Abdul Razak, kepada wartawan.
Warga desa masih menunggu untuk terlaksananya peninjauan tersebut. Sebab dari situ akan dilakukan pertemuan lagi sekaligus pemaparan atas hasil peninjauan lapangan di Dinas Perkebunan Kutim.
”Sementara ini warga masih diredam. Karena saya yang minta tolong. Artinya, bantu saya.
Jadi warga ya syukur Alhamdulillah menunggu konfirmasi, menunggu berita dari saya. Ini kan nunggu dari pihak dinas perkebunan,” ujarnya.
Di desa Kelinjau Ulu, warga memperjuangkan letak plasma yang tidak sesuai karena jauh dan beda kecamatan dengan tempat tinggal mereka. Setelah letak Plasma dinyatakan sesuai dan disepakati bersama para petani warga, ucap Abdul Razak, bisa dilanjutkan kepada pembahasan luasan. Adapun terkait luasan sebenarnya sudah diatur dalam Undang Undang yang berlaku.
Selain PT CDM, anak perusahaan PT Rea Kaltim Plantation Group lainnya yaitu PT Kutai Mitra Sejahtera (KMS) juga menghadapi persoalan yang sama yaitu tuntutan kebun Plasma dari warga desa Kelinjau Ilir.
Di desa ini, warga menuntut PT KMS menyelesaikan tapal batas kebun Plasma yang belum jelas. Sebab bersinggungan dengan desa lainnya yaitu desa Senyiur. Persoalan ini dimulai pada 2011 ketika Bupati Kutim menerbitkan Surat Keputusan (SK) batas desa yang membuat seluruh areal lahan KMS masuk desa Senyiur.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
