
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin bersama sejumlah pejabat menyaksikan pengumuman penghargaan secara virtual dari Menkes di Command Center Kota Probolinggo, Kamis (12/11). Diskominfo Kota Probolinggo/Antara
JawaPos com–Wali Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Hadi Zainal Abidin mendapat penghargaan kategori keterlibatan lintas sektor dalam pelaksanaan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) dari Menteri Kesehatan. Keterlibatan dan dukungan Hadi Zainal Abidin dalam pelaksanaan Posbindu PTM di lingkungan OPD Pemkot Probolinggo dan masyarakat mendapat apresiasi dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang diumumkan secara virtual usai upacara Hari Kesehatan Nasional pada Kamis (12/11).
”Alhamdulillah, tentunya penghargaan itu bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Probolinggo,” kata Hadi Zainal Abidin seperti dilansir dari Antara di Command Center Kota Probolinggo.
Menurut dia, kesehatan itu penting. Sehingga, pihaknya akan selalu mendukung dalam pelaksanaan Posbindu yang dilaksanakan Dinas Kesehatan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan semua.
”Sebulan sekali Posbindu PTM dilaksanakan di kantor wali kota dengan mengundang semua kepala OPD. Kami juga membuat edaran senam Cerdik setiap pagi di masing-masing OPD,” tutur Hadi Zainal Abidin.
Plt Kepala Dinas Kesehatan P2KB N.H. Hidayati mengatakan, dukungan wali kota terhadap pelaksanaan Posbindu PTM sangat tinggi. Sehingga, semua OPD ikut berperan aktif dalam melaksanakannya. Salah satunya yang tersentral di pemkot.
”Layanan di Posbindu PTM antara lain pengukuran tinggi badan, berat badan, tensi darah, smoking analyzer, cek gula darah, cek kolesterol, dan asam urat,” kata Hidayati.
Untuk pelaksanaan Posbindu di masing-masing OPD, lanjut dia, pihaknya telah memberikan Posbindu kit dengan petugas yang sudah dilatih sebelumnya. Sehingga, kegiatan-kegiatan itu jika tidak ada dukungan wali kota, tidak akan terlaksana.
Ada senam Cerdik yang terkandung pesan-pesan sebagai salah satu upaya mencegah PTM yakni C (cek kesehatan secara berkala), E (enyahkan asap rokok), R (rajin aktivitas fisik), D (diet sehat dengan kalori seimbang), I (istirahat cukup), dan K (kelola stress).
”Jika ada pegawai yang hasilnya tidak normal, akan mendapat edukasi dan pendampingan, untuk kemudian diketahui kondisinya pada bulan berikutnya. Jika di masyarakat, Posbindu ada di Posyandu lansia atau pelayanan Puskesmas,” ujar Hidayati.
Dengan penghargaan itu, lanjut dia, Dinkes Kota Probolinggo berharap masyarakat juga sadar akan kondisi kesehatan dan melakukan kegiatan yang sehat.
”Penyakit tidak menular itu penyakitnya memang tidak dirasakan dan berhubungan erat dengan lifestyle, sehingga pola hidup pada era pandemi harus memperhatikan protokol kesehatan,” terang Hidayati.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=E6JdDrPWglM&ab_channel=jawapostvofficial

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
