Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 September 2023 | 05.05 WIB

Kebakaran Gunung Bromo Padam, Petugas Masih Berjaga-jaga di TNBTS

Petugas BPBD melakukan pemantauan di area TNBTS, Jumat (15/9). - Image

Petugas BPBD melakukan pemantauan di area TNBTS, Jumat (15/9).

JawaPos.com–Kebakaran di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang disebabkan flare prewedding, telah padam total sejak Kamis (14/9). Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyiagakan petugas untuk pemantauan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah mengatakan, sejauh ini sudah tidak ada titik api lagi yang ditemukan di wilayah Gunung Bromo. Utamanya di wilayah yang masuk Kabupaten Probolinggo.

”Alhamdulillah Sudah tidak ada titik api. Siang tadi (15/9), kita mengikuti koordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi, dan BPBD Kabupaten Malang, Pasuruan, dan Probolinggo, di Bromo Hill Side,” ujar Zubaidullah dikutip dari Radar Bromo.

Meski telah padam, dia mengatakan, ada sejumlah lokasi rawan. Namun, lokasi-lokasi tersebut telah dilakukan penanganan oleh masyarakat setempat.

”Lokasi rawan tadi sudah diadakan kegiatan kerja bakti oleh masyarakat di daerah Bromo,” terang Zubaidullah.

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya terus melakukan pemantauan di wilayah TNBTS. Tidak hanya itu sejumlah personel BPBD juga disiagakan dalam sepekan ke depan.

”Pekan ini akan ada 4-5 orang yang bersiaga secara bergantian. Guna melakukan pemantauan,” jelas Zubaidullah.

Kebakaran Bukit Teletubbies di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) sejak Rabu (6/9) sampai Minggu (10/9) malam masih terjadi kebakaran yang dipicu flare prewedding di Blok Savana, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura.

Flare wedding itu dilakukan enam orang. Lima orang berstatus sebagai saksi, di antaranya pasangan calon pengantin berinisial HP, 39, asal Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya; dan pengantin perempuan PMP, 26, asal Kecamatan Ilir Barat, Kota Palembang. Kemudian Kru wedding organizer (WO) MGG, 38, asal Kedungdoro, Surabaya; ET, 27, asal Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya; dan ARVD, 34, juru rias asal Tandes, Kota Surabaya; masih berstatus saksi.

Kepolisian telah menetapkan, satu orang tersangka dalam kejadian tersebut. Yakni, Andrie Wibowo Eka Wardhana, 41, manajer WO.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore