
Ilustrasi Evakuasi TIM SAR di Tengah laut.
JawaPos.com – Pencarian korban tenggelamnya kapal Mekar Jaya di perairan Plawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, pada Rabu (6/9) lalu masih berlangsung. Pada hari kelima kemarin (10/9), upaya itu membuahkan hasil.
Salah seorang di antara tiga anak buah kapal (ABK) yang dinyatakan hilang, yakni Supriyanto, 32, warga Desa/Kecamatan Purwoharjo, ditemukan dalam keadaan meninggal. Dengan demikian, hingga kemarin, insiden tersebut telah menelan lima korban jiwa.
Jenazah Supriyanto ditemukan tim SAR pada pukul 10.10 di sekitar lokasi karamnya kapal yang berjarak sekitar 1,8 mil laut.
’’Ditemukan di timur titik lokasi terbaliknya kapal Mekar Jaya,’’ ujar Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi Wahyu Setia Budi kepada Jawa Pos Radar Genteng.
Saat ditemukan, jenazah mengapung di tengah laut. Oleh tim SAR, jenazah dibawa ke Pelabuhan Grajagan dan diserahkan kepada keluarga yang telah menunggu.
’’Jenazah oleh keluarganya dibawa pulang dan dimakamkan,” katanya.
Hingga kini, masih ada dua ABK lain yang masih dicari. Sesuai rencana, pencarian masih akan dilanjutkan hingga pertengahan pekan ini.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, insiden tenggelamnya kapal Mekar Jaya terjadi pada Rabu (6/9) sekitar pukul 01.00.
Kapal yang membawa 27 penumpang (ABK dan nakhoda) itu dihantam ombak hingga terbalik dan tenggelam. Empat ABK ditemukan meninggal. (gas/abi/c12/ris)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022