
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau progres penanganan bencana karhutla Gunung Arjuno dan sejumlah kejadian kebakaran di Jatim.
JawaPos.com–Progres penanganan bencana karhutla Gunung Arjuno dan sejumlah kejadian kebakaran di Jatim ternyata menarik perhatian Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Didampingi Deputi Penanggulangan Darurat Mayjen TNI Fajar Setiawan dan sejumlah pejabat BNPB, Jumat (8/9), Kepala BNPB meninjau penanganan karhutla Gunung Arjuno di Posko Kaliandra, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Turut menyambut kunjungan itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Danlanud Abdurrahman Saleh, Karo Ops. Polda Jatim, dan anggota Komisi VIII DPR Anisah Syakur.
Hadir juga Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kadishut Jatim Djumadi, Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya S., dan Kalaksa BPBD empat daerah, yakni Kabupaten Pasuruan, Malang, Mojokerto, dan Kota Batu. Acara kunjungan itu diawali dengan pemantauan udara menggunakan helikopter BNPB type AS350B3e/PK-DAP dipimpin kepala BNPB.
Selanjutnya, digelar rapat koordinasi percepatan penanganan karhutla Gunung Arjuno di Posko Karhutla Kaliandra, Kabupaten Pasuruan. Sekdaprov Jatim menyampaikan, sejak kejadian awal kebakaran pada Sabtu (26/8), upaya pemadaman api lewat darat telah dilakukan. Namun, lantaran angin kencang, lokasi kejadian yang jauh dari jangkauan dan terbatasnya peralatan pemadaman, area terdampak kebakaran meluas hingga merembet di empat daerah.
Berdasar update data Posko Karhutla, luas area terbakar saat ini telah mencapai 4.796 ha. Itu meliputi sejumlah area di empat kabupaten/kota.
Mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sekdaprov Adhy Karyono menyampaikan terima kasih atas respons cepat BNPB saat dimintai bantuan armada helikopter untuk keperluan water bombing. Dengan water bombing sejak Sabtu (2/9), sejumlah titik api yang awalnya berkembang hingga 156 titik, akhirnya bisa berkurang.
”Kami yakin dengan water bombing dan aksi pemadaman melalui darat yang kita lakukan secara bahu membahu dengan TNI, Polri, dan masyarakat, penanganan kebakaran bisa segera selesai,” ucap Adhy.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, akan terus mendukung upaya pemadaman karhutla yang dilakukan Pemprov Jatim dengan meluncurkan sejumlah bantuan. Di antaranya, menambah satu armada helikopter yang memiliki kapasitas angkut air sebanyak 4.000 liter.
Selain itu, BNPB juga menyerahkan bantuan operasional berupa Dana Siap Pakai (DSP) Rp 750 juta dan sejumlah peralatan penanganan kekeringan dan karhutla. Yakni pompa jinjing sebanyak 10 pcs, pompa kapasitas besar 2 pcs, pompa kapasitas sedang 5 pcs, set nozle 40 pcs, tabung oksigen set 50 pcs, dan set APD penanganan karhutla sebanyak 100 pcs.
”Sebetulnya, penanganan water bombing itu adalah upaya terakhir. Yang perlu diperkuat adalah penanganan darat dengan melibatkan personel yang kuat dan peralatan yang lengkap,” terang Suharyanto.
Terkait penyebab kebakaran, dia mengakui, mayoritas kebakaran hutan akibat ulah manusia yang kurang disiplin, kurang tertib, atau melanggar aturan.
”Karena itu, pada masa-masa El Nino seperti saat ini, kami mengimbau segenap masyarakat untuk waspada dengan kegiatan yang memanfaatkan penggunaan api,” tutur Suharyanto.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
