Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 September 2023 | 18.18 WIB

BMKG Ungkap Udara Kota Palembang Tidak Sehat

Kondisi udara di Palembang dinyatakan buruk dampak karhutla musim kemarau 2023 yang dipengaruhi El Nino. - Image

Kondisi udara di Palembang dinyatakan buruk dampak karhutla musim kemarau 2023 yang dipengaruhi El Nino.

JawaPos.com–Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sinta Andayani mengungkapkan udara di Ibu kota Sumatera Selatan itu akhir-akhir ini kondisinya tidak sehat.

”Dalam kondisi udara tidak sehat, masyarakat diingatkan mengurangi kontak langsung dengan udara di luar ruangan dan menggunakan masker untuk mengantisipasi bahaya polusi udara bagi kesehatan,” kata Sinta Andayani seperti dilansir dari Antara di Palembang.

Menurut dia, udara dalam kondisi tidak sehat dipengaruhi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kejadian itu terjadi dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

”Meningkatnya titik panas dan titik api di berbagai daerah di Sumsel akibat karhutla pada musim kemarau yang dipengaruhi El Nino, menimbulkan polusi udara dari asap sisa karhutla,” ujar Sinta Andayani.

Untuk tidak memperburuk kondisi udara sekarang ini, masyarakat diimbau agar tidak membakar sampah atau aktivitas yang dapat menimbulkan asap atau pencemaran udara. Partisipasi dari semua pihak dan lapisan masyarakat berperan besar dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan udara buruk sekarang ini agar tidak semakin parah.

Selain karhutla, lanjut Sinta Andayani, mengingatkan masyarakat di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu untuk mengantisipasi ancaman El Nino hingga akhir 2023. El Nino merupakan suatu fenomena peningkatan suhu atmosfer bumi yang dapat menyebabkan suhu yang panas menjadi semakin meningkat dan kekeringan akibat kemarau semakin kering.

”Berdasar pengamatan, puncak El Nino diprediksi terjadi hingga akhir Desember, kondisi tersebut perlu diwaspadai agar tidak terjadi karhutla dan gagal panen akibat kekeringan,” ucap Sinta.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore