Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2023 | 16.46 WIB

Bagian Kepala Masih Dicari, Polisi Belum Menemui Titik Terang Kasus Mutilasi Jombang

Hingga kini polisi masih kesulitan mengungkap kasus mutilasi Jombang yang jasadnya ditemukan di wilayah desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang. (Achmad RW/Radar Jombang) - Image

Hingga kini polisi masih kesulitan mengungkap kasus mutilasi Jombang yang jasadnya ditemukan di wilayah desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang. (Achmad RW/Radar Jombang)

 
JawaPos.com - Polres Jombang hingga kini masih kesulitan mengungkap kasus penemuan jasad termutilasi di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang pada 4 Agustus lalu. Polisi mengungkapkan hingga kini penyidikan mengenai mayat termutilasi tersebut masih buntu. Bahkan bagian kepala yang hilang masih belum bisa ditemukan.
 
"Sampai sekarang belum terungkap," ujar Kasatreskrim Polres Jombang,  AKP Aldo Febrianto seperti dikutip dari Radar Jombang (Jawa Pos Grup), Minggu (20/8).
 
Sedangkan terkait pendalaman melalui keterangan warga yang sudah mendatangi kepolisian karena kehilangan anggota keluarga, pihak aparat juga belum mendapatkan petunjuk lebih dalam untuk menguak identitas korban. Saat ini sudah ada dau pelapor orang hilang, di Polsek Tembelang dan Polsek Diwek
 
 
Aldo juga mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari kedua polsek tersebut terhadap pelapor. "Kami memang sedang kroscek dulu, karena yang melakukan pemeriksaan adalah dari Polsek Tembelang dan Diwek," imbuh Aldo.
 
Selain laporan yang masuk ke dua polsek tersebut, belum ada lagi laporan mengenai orang hilang. "Sampai saat ini juga belum ada yang melapor ke Polda Jatim termasuk yang mengajukan uji DNA," pungkas Aldo.
 
Sementara itu, kasus mutilasi Jombang ini juga mendapat perhatian dari aktivis perlindungan perempuan. Direktur Women's Crisis Center (WCC), Anna Abdillah meminta kepolisian bisa bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini.
 
"Kasus mutilasi ini bisa menimbulkan keresahan masyarakat. Selain itu, bisa menjadi preseden buruk juga bagi kepolisian jika belum bisa segera mengungkap," ujar Anna.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di sungai, Jumat (4/8) malam. Potongan mayat dibungkus dalam dua karung.

Saat dilakukan olah TKP, kondisi mayat berjenis kelamin perempuan itu mengenaskan. Kondisi tubuhnya tidak lagi utuh dan sudah mengalami pembusukan. Karung pertama berisi potongan tangan kanan dan kiri, serta tulang selangka kanan dan kiri. Sedangkan karung kedua berisi bagian badan sampai kaki.
 
Sementara itu bagian kepala tidak ada dalam dua karung tersebut. Polisi bahkan masih kesulitan menemukannya, hingga mengupayakan penemuan dengan memperluas radius pencarian. 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore