
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UPN Veteran Jogjakarta Singgih Saptomo di Gedung Rektorat UPN Veteran Jogjakarta, Sabtu (19/8).
JawaPos.com – Terkait kasus puluhan mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jogjakarta yang mengalami keracunan pada Jumat (18/8), pihak Yonif Mekanis (Yonmek) 403/Wirasada Pratista sebagai pemilik tempat kegiatan outbond Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN), mengumumkan bertanggung jawab atas biaya rumah sakit.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UPN Veteran Jogjakarta, Singgih Saptomo, mengatakan bahwa total sebanyak 97 korban keracunan itu telah mendapatkan perawatan medis. Bahkan, sebagian dari mereka sudah dibolehkan untuk pulang.
Selanjutnya, pihaknya juga tengah menyelidiki penyebab keracunan tersebut, yang sementara ini diduga karena konsumsi makan siang. Saat ini, sampel makanan tersebut telah dikirim ke Laboratorium Dinas Kesehatan Sleman.
“Jadi, sampai saat ini masih dalam observasi, tidak dulu bisa menyimpulkan makanan apa. Masih menunggu dari hasil laboratorium dilakukan di Dinkes Sleman,” kata Singgih, seperti dilansir dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Sabtu (19/8).
“Ada beberapa makanan seperti nasi, kerupuk, lauk ayam, serta ada bakmi semacam itu. Iya, ini yang dikirim ke Dinkes (Sleman), ada kemungkinan saat makan siang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Singgih menegaskan bahwa sumber makan siang yang diberikan kepada maba saat kegiatan PKKBN tersebut bukanlah rekomendasi dari pihak kampus, melainkan dari Yonmek 403 selaku pemilik tempat. Pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan Yonmek 403 terkait hal tersebut.
“Tidak ada vendor pihak ketiga, kita kerja sama dengan kesatuan (lokasi PKKBN). Untuk makanan itu tidak tahu, kita kerja sama tempat. Yang menyiapkan makanan semua kesatuan dari masing-masing,” jelas Singgih.
Ia juga menambahkan, bahwa pihak kampus telah menyediakan pusat informasi bagi mahasiswa baru yang berkaitan dengan kasus ini, untuk kemudian ditindaklanjuti pertanggungjawaban dari Yonmek 403.
“Langkah lain meliputi semua biaya rumah sakit bagi korban baik rawat inap dan berat akan ditanggung oleh Bataliyon Yonmek 403,” pungkasnya.
Sementara saat ini dalam data terakhir, dari dari 97 mahasiswa korban keracunan tersebut, 91 di antaranya sudah dibolehkan pulang dan enam lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
