
Transparency International Indonesia menilai PT SIER dan BPD Bank Jatim masuk dalam jajaran BUMD yang transparan dan menerapkan program antikorupsi.
JawaPos.com–Dua badan usaha milik daerah (BUMD) di Jawa Timur masuk dalam jajaran BUMD yang transparan dan menerapkan program antikorupsi dalam riset yang dilakukan Transparency International Indonesia (TII). Dua BUMD tersebut adalah pengelola kawasan industri PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan BPD Bank Jatim.
Dua BUMD milik Pemprov Jatim itu, masuk dalam penilaian atau kategori cukup baik dalam pemeringkatan Transparency in Corporate Reporting (TRAC) TII 2023. PT SIER di peringkat 4 dan Bank Jatim di peringkat 6 dari 47 BUMD di lima provinsi yang dinilai.
TRAC merupakan sebuah alat penilaian untuk mendorong transparansi kebijakan dan komitmen antikorupsi perusahaan yang telah digunakan TII sejak 2016.
Menanggapi hasil penilaian TII itu, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono mengatakan, penilaian TII yang merupakan instansi yang dikenal kritis dan independen menjadi pendorong semangat. SIER on the track dalam melaksanakan transparansi dan penerapan good corporate governance dalam menjalankan perusahaan.
”Kami sangat berterima kasih atas penilaian ini. Komitmen terhadap praktik bisnis yang bersih dan bebas korupsi akan kami terus upayakan untuk memajukan perusahaan. Melalui semangat integritas secara kolektif, kami berharap dapat menginspirasi perubahan positif dalam lingkungan bisnis secara keseluruhan. Terima kasih kepada TII menempatkan SIER dalam peringkat 4 bersama PT Trans Jakarta, PT MRT Jakarta, Bank Sumut, PT JIEP Pulogadung Jakarta, dan Bank Jatim,” ujar Didik.
Didik mengatakan, TII yang merupakan bagian dari Transparency International (TI) dalam penilaian TRAC BUMD itu terdiri atas enam dimensi atau aspek pencegahan korupsi. Yakni komitmen antikorupsi, ruang lingkup kebijakan antikorupsi perusahaan, pengungkapan kebijakan internal, pengangkatan pimpinan, pemberian donasi politik dan kebijakan program CSR, sistem pelaporan pelanggaran, perlindungan dan kerahasiaan pelapor, dan program pelatihan dan pemantauan program antikorupsi.
”Penilaian lewat wawancara dan analisis yang dilakukan pada berbagai dokumen yang dipublikasikan perusahaan. Seperti laporan keuangan, laporan keberlanjutan, laporan tahunan, pedoman perilaku, kode etik perusahaan, kebijakan antikorupsi perusahaan, dan dokumen lain yang dipublikasikan perusahaan dan dapat diakses publik,” tandas Didik Prasetiyono, Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia itu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
