
Kapolres Barelang Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyomenginterogasi pekau human traffiicking di lokalisasi Sintaisaat ekspose di Mapolres Balerang . (F Cecep Mulyana/Batam Pos/JPG)
JawaPos.com - Pengungkapan dua anak perempuan yang menjadi korban perdagangan orang di Bar Chelsea Sintai, Tanjunguncang, Batuaji membuat miris. Selama bekerja, Keduanya mendapatkan perlakuan yang tak menyenangkan. Baik AA, maupun UL, disekap dan dipaksa menggunakan alat kontrasepsi atau suntik Keluarga Berencana (KB) sebelum melayani pria hidung belang.
“Setelah sampai di Batam, mereka memaksa saya disuntik KB. Malamnya, langsung disuruh duduk di depan bar,” kata UL seperti dikutip Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (10/1).
Dia mengaku, setelah itu dipaksa melayani pria hidung belang hingga pukul 05.00 WIB. Kemudian, ia bersama rekannya tersebut dikunci di dalam kamar. “Sorenya disuruh mandi, dan dipaksa kerja lagi. Selama bekerja tidak ada dikasih uang,” kata remaja asal Depok, Jawa Barat ini.
Sementara itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang, Ipda Dwi Dea Anggraini mengatakan, pemilik bar baru pertama kali mempekerjakan anak di bawah umur. Tujuannya, agar memperbanyak tamu maupun pelanggan. “Karena mareka (korban) masih sangat muda, pastinya tamu yang melihat jadi tertarik,” kata Dea.
Dea menjelaskan, dengan kejadian ini, pihaknya juga mendata pekerja dan menggeledah bar-bar lainnya yang berada di Teluk Pandan, Sintai. “Kita sudah cek ke bar-bar lainnya, dan tidak ditemukan pekerja anak di bawah umur,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial, meminta kepolisian untuk meningkatkan pengawasan, khususnya di lokalisasi tersebut. “Kita harapkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Saya juga imbau kepada pemilik usaha, untuk tidak mempekerjakan anak di bawah umur,” kata Erry.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
