Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Agustus 2023 | 06.05 WIB

Gubernur Khofifah Sebut RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa Langkah Konkret Dekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Rumah Sakit (RS) Hasyim Asyari Dompet Dhuafa di Kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang. - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Rumah Sakit (RS) Hasyim Asyari Dompet Dhuafa di Kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang.

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit (RS) Hasyim Asyari Dompet Dhuafa di Kompleks Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Khofifah mengatakan, RS Hasyim Asy’ari Dompet Dhuafa ini akan menjadi bagian dari upaya berkhidmat melayani kesehatan masyarakat. Sehingga mampu mendekatkan, mempercepat, mempermurah, dan mempermudah, layanan kesehatan bagi masyarakat terutama kaum duafa.

”Kehadiran RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa diharapkan dapat menyempurnakan peran Pondok Pesantren Tebuireng dalam menebar manfaat bagi masyarakat Jombang dan secara konkret meningkatkan IPM,” ujar Khofifah.

Khofifah mengatakan, meskipun ada 18 kabupaten/kota di Jatim yang masuk dalam kategori Universal Health Coverage (UHC), layanan tertentu tidak bisa 100 persen di-cover BPJS. Sehingga sebagian tetap dirujuk ke beberapa rumah sakit Tipe A milik Pemprov Jatim. Seperti RSUD Soetomo Surabaya, RSUD Saiful Anwar Malang, maupun RSUD Soedono Madiun.

Dia menjelaskan, di RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa ada format khusus bagi masyarakat kurang mampu. Yakni ketika perawatan tertentu tidak bisa 100 persen di-cover BPJS, sisanya bisa di-cover Dompet Dhuafa.

”Rumah sakit ini sama-sama punya komitmen kuat untuk memberikan layanan kepada masyarakat. Terutama ketika ada layanan atau tindakan tertentu reimburse dari BPJS tidak 100 persen. Pada posisi inilah bagaimana terlihat niat baik, ikhlas, dan niat kuat dari alm. KH Salahuddin Wahid melahirkan Rumah Sakit Hasyim Asyari,” terang Khofifah.

Khofifah menambahkan, rumah sakit itu menjadi bukti dari kolaborasi dari pikiran-pikiran besar dan ide-ide strategis.

”Rumah sakit yang diinisiasi alm. KH Salahuddin Wahid bersama Pak Parni Hadi, menjadi bukti bagaimana gagasan strategis dan ide besar beliau berdua bertemu dan menjadi kolaborasi antara Ponpes Tebuireng dengan Dompet Dhuafa,” ujar Khofifah.

Beberapa layanan di rumah sakit ini antara lain IGD, rawat inap, kamar operasi, laboratorium, radiologi, farmasi dan fasilitas penunjang lain. RS Hasyim Asyari merupakan rumah sakit ketujuh yang dibangun dari dana umat melalui Dompet Dhuafa. Tanah seluas 1 hektare yang menjadi tempat didirikannya rumah sakit merupakan wakaf dari keluarga besar KH Hasyim Asyari.

Sementara itu, inisiator RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa yang juga istri KH Salahuddin Wahid Nyai Farida Salahuddin Wahid mengatakan, rumah sakit ini merupakan salah satu mimpi alm. KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) saat berkunjung ke RS Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa Parung, Bogor.

”Meskipun beliau wafat sebelum rumah sakit ini selesai dibangun, kami bersama anak-anak kemudian juga Pak Parni beserta para donatur terus melanjutkan pembangunan hingga selesai. Alhamdulillah rumah sakit ini telah selesai,” tutur Nyai Farida.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore