
Salah satu pelaku yang dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendaptkan pertolongan.
JawaPos.com - Perkelahian yang menggunakan senjata tajam yang melibatkan dua pria paruh baya menggemparkan warga Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Peristiwa ini melibatkan dua orang yang tidak bisa dibilang muda lagi, masing masing Rifa’i, 49, dan Parman, 60, keduanya warga setempat, Selasa (26/11). Akibat kejadian itu, keduanya sama-sama mengalami luka cukup parah dan harus dirawat di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun Radar Jember, awalnya keduanya berada di kebun sengon lahan milik Perhutani yang digarap oleh Rifai dan Parman. Keduanya berniat untuk menebang kayu sengon, namun tiba-tiba keduanya terlibat cekcok mulut.
Tak mampu menahan emosi, Rifa’i yang membawa celurit langsung membacok kepala Parman. Mendapat serangan itu, Parman yang hanya dengan tangan kosong langsung merebut celurit milik Rifai.
Parman yang berhasil merebut celurit Rifai langsung disabetkan dan mengenai pinggang dan keduanya lengannya. Apes, Parman yang mengalami luka di bagian kepalanya langsung terjatuh bersama celurit yang dirampas dari tangan Rifai.
Beruntung ada warga yang melihat keduanya kemudian dilerai dan celurit yang digunakan untuk membacok di amankan dan selanjutnya di serahkan kepada petugas. Selanjutnya, kedua korban yang sama-sama terluka cukup parah, dilarikan ke ke Puskesmas dengan menggunakan mobil pikup milik warga.
Warga sekitar yang mengetahui ada carok langsung dilaporkan ke Polsek setempat (Sumberbaru). Untuk mengaantisipasi carok massal petugas langsung mendatangi TKP, apalagi kedua orang yang terlibat bacokan ini masih satu dusun.
Kanit Reskrim Kapolsek Sumberbaru, Aiptu Y Susanto, mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. Beberapa orang saksi sudah dimintai keterangan. “Kita juga butuh keterangan dari keduanya yakni Rifa’i dan Parman. Namun karena kondisi keduanya masih dirawat intensif di rumah sakit, kita tunggu kondisinya pulih dulu,” ujar Susanto.
Awalnya, lanjut Susanto, kedua korban sama-sama dirawat di RS Jatiroto – Lumajang. Kedua keluarga korban terlihat penuh mendatangi rumah sakit tersebut. “Melihat situasi yang cukup rawan, akhirnya salah satu korban (Parman) dipindah ke rumah sakit Haryoto Lumajang. Kita khawatir kalau kedua keluarga bertemu malah timbul hal-hal yang tak diinginkan,” lanjut Kanitreskrim.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
