Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Agustus 2023 | 20.26 WIB

Khofifah Indar Parawansa Bawa Ekonomi Jawa Timur Melesat 5,24 Persen Ungguli Nasional dan Tertinggi di Jawa

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

JawaPos.com–Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada periode Triwulan II 2023 tercatat tumbuh impresif sebesar 5,24 persen (y-o-y). Angka pertumbuhan tersebut di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama sebesar 5,17 persen.

Berdasar catatan Badan Pusat Statistik, secara q-to-q ekonomi Jawa Timur pada periode tersebut juga tumbuh sebesar 2,66 persen. Angka pertumbuhan tersebut tercatat tertinggi dari semua provinsi di Pulau Jawa. Disusul Provinsi Jawa Barat sebesar 2,08 persen, Jawa Tengah 1,61 persen, DKI Jakarta 1,25 persen, Banten 1,11 persen, sementara Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta sebesar 0,90 persen.

Pada periode triwulan II 2023, ekonomi Jawa Timur juga berkontribusi signifikan pada pertumbuhan perekonomian nasional sebesar 14,45 persen, dan 25,23 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa.

”Alhamdulillah secara year on year semua lapangan usaha di Jatim mengalami pertumbuhan positif,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Tumbuhnya perekonomian Jawa Timur pada periode tersebut disokong meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat yang mendorong tumbuhnya permintaan domestik, meningkatnya volume perdagangan, serta menggeliatnya aktivitas sektor jasa.

”Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling signifikan adalah transportasi dan pergudangan yang tumbuh sebesar 13,90 persen,” ujar Gubernur Khofifah.

Faktor lain yang ikut mendorong tumbuhnya perekonomian Jatim, menurut Gubernur Khofifah, yakni momentum libur hari besar keagamaan dan masa libur panjang sekolah dan aktivitas pemerintahan. Momentum libur panjang terbukti mengerek kenaikan aktivitas ekonomi masyarakat dan kenaikan aktivitas moda transportasi di Jawa Timur.

Selain itu, peningkatan kinerja investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik juga menjadi faktor penggerak ekonomi Jawa Timur, selain 3 sektor utama penggerak ekonomi lain seperti industri pengolahan yang berkontribusi sebesar 30,17 persen, perdagangan 18,75 persen, serta pertanian yang menyumbang 11,82 persen.

”Pertumbuhan positif di triwulan II tahun ini menjadi modal besar bagi Jawa Timur untuk mengakselerasi roda perekonomian hingga akhir 2023,” jelas Gubernur Khofifah.

Pemprov Jatim menurut Gubernur Khofifah, akan terus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di sektor transportasi melalui optimalisasi layanan transportasi umum massal berupa bus rapid transit pada jaringan antar daerah melalui bus trans Jatim, serta program mudik balik gratis transportasi darat dan laut di momentum Hari Raya Idul Fitri.

Pemprov Jatim juga terus berkomitmen dalam upaya meningkatkan kerja sama antar daerah melalui misi dagang dalam negeri dengan provinsi mitra dan misi dagang luar negeri.

”Dengan semangat optimistis Jatim Bangkit, kita optimistis pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada 2023 akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ucap Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore