
66 pelaku terorisme ditangkap selama pelaksanaan Asian Games
Jawa pos.com - Jalannya perhelatan Asian Games dan Asian Para Games yang berlangsung Agustus hingga September lalu, terasa kondusif dan situasi aman terkendali. Akan tetapi, baru-baru ini pihak kepolisian merilis bahwa jalannya pesta olahraga terbesar se-Asia itu ternyata dirongrong ancaman terorisme.
Demi kelancaran jalannya pertandingan kompetisi olahraga antar negara Asia itu, Kepolisian Republik Indonesia melakukan operasi senyap penangkapan pelaku teror.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz menyebutkan, khusus selama Asian Games dan Asian Para Games 2018, polisi berhasil menangkap 66 orang pelaku teror di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Ia memastikan bahwa rencana aksi terorisme itu salah satunya untuk menciptakan ketakutan dan ancaman saat Indonesia menjadi tuan rumah pesta akbar olahraga di Asia. Kendati demikian Idham tak merinci berapa jumlah keseluruhan pelaku teror yang sudah diamankan selama tahun 2018.
"Saat pelaksanaan Pam (pengamanan) Asian Games dan Asian Para Games di wilayah Jakarta, ada kurang lebih 66 orang pelaku teror yang kami tangkap secara silent," ujarnya kepada wartawan saat rilis akhir tahun, Jumat (28/12).
Ia mengaku penangkapan dilakukan secara diam-diam agar tak membuat khawatir masyarakat. Mengingat mengancam agenda besar Asian Games dan Asian Para Games 2018. Sehingga, jalannya kegiatan yang dihadiri hampir 43 negara itu berjalan dengan baik.
Penangkapan para pelaku teror itu dilakukan oleh Satgas Anti Teror Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Densus 88. Satgas tersebut akan terus memantau dan antisipasi atas segala ancaman yang muncul di wilayah Hukum Polda Metro Jaya.
Idham menambahkan, Satgas Anti Teror tersebut disiapkan untuk mengamankan perayaan malam tahun baru 2018. "Jajaran Polda Metro Jaya dibantu Densus 88 sudah menyiapkan berbagai upaya untuk pengamanan tahun baru. Khususnya dari ancaman teror," tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
