Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 April 2019 | 21.28 WIB

Yenny Wahid: Jangan Gunakan Bendera NU untuk Kampanye

Cawapres 02 Sandiaga Uno mengibarkan bendera NU saat kampanye di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (4/4). (ist) - Image

Cawapres 02 Sandiaga Uno mengibarkan bendera NU saat kampanye di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (4/4). (ist)

JawaPos.com - Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Yenny Wahid meminta kepada warga Nahdliyin agar tidak menggunakan bendera Nahdlatul Ulama (NU) untuk kampanye. Larangan ini ditujukan kepada semua pihak baik itu Paslon nomor urut 01 maupun 02.

"Imbauan semua pihak tidak menggunakan bendera NU dalam kampanye, imbauan yang berlaku untuk paslon 01 maupun 02," terang Yenny kepada JawaPos.com, Selasa (9/4).

Imbauan ini bukan berarti larangannya kepada jamaah NU dalam menyalurkan aspirasi politiknya. Sebaliknya, Yenny menyampaikan bahwa jamaah NU boleh menyalurkan aspirasi politiknya. Akan tetapi, aspirasi politik tidak kemudian diikuti dengan membawa bendera NU dalam kampanye.

"Tetapi bendera NU kita bersama-sama menjaga kesakralitasnya, jangan dipakai untuk kampanye. Saya sendiri, kita semua harus disiplin, bersama warga Nahdliyin harus disiplin," ucapnya.

Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Yenny Wahid. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Yenny Wahid. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Disinggung mengenai adanya Cawapres nomor urut 02, Sandiaga yang nekat membawa bendera NU saat kampanye, Yenny menyampaikan, membawa bendera NU tidak secara otomatis memiliki kedekatan dengan NU.

Menurutnya, kedekatan dengan NU itu dibangun dengan proses yang panjang, yakni dengan cara menyalurkan aspirasi warga NU. Kemudian juga mempunyai kedekatan sejarah dengan NU. Selain itu juga bisa membuktikan bahwa aspirasi warga NU selama ini sudah diperjuangkan.

"Tapi kalau menjelang Pilpres ujug-ujug (tiba-tiba) merasa dekat dengan NU, itu artinya NU nya ya NU, NU an. Tidak bisa hanya dengan memegang bendera (NU) terus merasa dekat dengan NU," tegasnya.

Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Yenny Wahid. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore