
Salah satu rumah di kawasan Sememi yang bakal diratakan dengan tanah untuk proyek JLLB.
JawaPos.com- Badan Pertanahan Nasional (BPN) I Surabaya dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) merevisi ulang peta bidang delapan persil terdampak proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB). Proses itu diambil sebelum tahapan penetapan peta bidang.
Lokasi lahan yang direvisi ulang itu berada di dua kelurahan. Yakni, Osowilangun dan Sememi. Semuanya masuk wilayah Kecamatan Benowo. "Ini sebelumya sudah diukur," terang petugas dari BPN I Surabaya Suyono, Selasa (19/2).
Menurut Suyono, revisi yang dilakukan itu bukan terkait masalah pengukuran. Tapi, hanya mengenai pergeseran lokasi saja. Jaraknya pun tidak terlalu signifikan.
Sehingga, revisi tersebut dilakukan untuk memastikan posisi lahan yang akan dibebaskan. Saat meninjau lokasi, Suyono juga menuturkan bahwa tidak ada penambahan atau pengurangan luas lahan yang terdampak JLLB.
" Mungkin, dulu alat yang dipakai saat pemetaan belum seperti sekarang," ujarnya.
Suyono melanjutkan, setelah proses revisi, pihaknya akan mencocokkan peta bidang lama dengan peta bidang yang baru. Upaya itu, untuk mengetahui seberapa jauh pergesaranya. Tahapan itu juga dilakukan sebelum proses penetapan peta bidang.
Mengenai pengumuman peta bidang sendiri, pihaknya belum bisa memastikan kapan. Mengingat, hal itu juga perlu dikoordinasikan dengan DPUBMP. Namun, kemungkinan secepatnya peta bidang tersebut bisa segera diumumkan kepada pemilik persil. Terlebih, pembebasan lahan JLLB diproyeksikan rampung pada tahun ini.
Sementara itu, Lurah Osowilangun Agus Edi Purnomo mengatakan, tiga di antara delapan persil itu masuk ke dalam wilayahnya. Sedangkan sisahnya berada di Sememi.
Agus menuturkan, bahwa di wilayahnya yang terdampak JLLB ada sebanyak 14 persil. Termasuk dengan tiga persil yang sedang dilakukan revisi peta bidang. Menurutnya, semua lahan tersebut sudah ada yang diukur BPN sejak akhir 2017. Pengukuran juga dilanjutkan pada tahun lalu
Setelah nanti peta bidang ditetapkan dan diumumkan ke pemilik, proses berlanjut pada penaksiran harga oleh tim appraisial. Namun, untuk tahap tersebut pemilik harus setuju dahulu dengan peta bidang yang ditetapkan oleh BPN.
Agus menambahkan, bahwa semua pemilik persil yang terdampak JLLB di Osowilangun sudah sepakat untuk dibebaskan." Alhamdulillah tidak ada kendala disini" katanya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
