Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 November 2015 | 17.37 WIB

Begini Jadinya Kalau Penipu Nekat Menipu Polisi

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

Jawapos.com MEDAN- Tak sanggup bayar cicilan sepeda motor, dua warga ini malah nekat menipu polisi dengan mengaku sebagai korban begal. Padahal dua sepeda motor yang dilaporkan itu sudah dijual oleh pelaku.



Dua pelaku adalah Omce Malau (40) warga Deli Serdang dan Anton (38) warga Serdang Bedagai.



Mereka awalnya mendatangi kantor polisi, Selasa (24/11), untuk membuat laporan pengaduan palsu. Tujuannya agar diberi surat keterangan dan bisa menunjukkannya ke dealer sepeda motor.



Polsek Medan Sunggal sempat percaya dengan pengakuan korban. Kecurigaan baru muncul saat kedua pelaku terlihat gugup, ketika dibawa ke lokasi kejadian dan diminta untuk menceritakan kasus pembegalan tersebut.



Merasa curiga, petugas pun mengintrogasi kedua pelaku. Hingga keduanya mengakui bahwa sepeda motornya tidak dirampok melainkan telah dijual.



Omce yang sempat diwawancarai berdalih, sepeda motornya telah dijual kepada adiknya seharga Rp 5 juta. Dia menjual kendaraanya karena untuk menutupi utangnya.

''Buat laporan palsu supaya enggak dikejar-kejar showroom (dealer) untuk membayar setiap bulannya,'' kata Omce.



Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar melalui Kanit II Ipda S Sebayang mengatakan, pihaknya masih mendalami keterangan kedua pelaku.(ris/afz/JPG)

Editor: afni
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore