
Photo
JawaPos.com- Seorang pria kewarganegaraan India ditemukan meninggal di dalam kamar Masjid Quba, Jalan Paris 2, Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa, (3/11). Diduga ia tewas karena sakit jantung yang dideritanya.
Kapolsek Pontianak Selatan, Ajun Komisaris Polis (AKP), Kartyana, membenarkan jika ada warga negara asing yang meninggal. “Ya anggota sudah melakukan olah tempat kejadian untuk mengumpulkan data dan bukti penyebab yang bersangkutan meninggal dunia,” kata, Kartyana.
Dia menjelaskan dari hasil keterangan saksi (teman korban; red), Arif. korban datang ke Pontianak pada, Senin, 2 November kamrin bersama keempat temannya. Kemudian dijemput saksi. “Saat tiba, rombongan diajak makan sementara korban tidak ikut,” ucapnya.
Setelah selesai makan, lanjut dia, rombongan lalu dibawa istirahat di rumah saksi di jalan Mujahiddin, Kelurahan Akcaya. Sat itu kondisi korban sudah lemah, diduga karena keletihan dan tidak makan.
“Dari keterangan saksi, saat itu korban minta dibelikan roti cane, saat makan korban muntah,” sambung Kartyana.
Dia menjelaskan melihat kondisi korban, saksi lalu mencarikan, setelah minum obat keadaan korban sedikit membaik. Masih di hari yang sama, memasuki waktu salah Aashar, Maghrib dan Isya teman-teman korban melaksanakannya di masjid Mujahiddin, sementara korban tidak ikut dan memilih untuk istirahat di rumah.
Sekitar pukul 19.30, Kapolsek menambahkan teman-temannya melihat kondisi korban semakin lemah dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Anton Sudjarwo. Setelah mendapatkan perawatan dan rekam jantung, oleh dokter yang bersangkutan dirujuk ke RSUD Sudarso .
“Di Sudarso kondisinya sudah agak baik, dank arena terkendala biaya korban dibawa ke Masjid Quba,” tuturnya.
Di masjid Quba, dia menambahkan, dari keterangan saksi korban diistirahatkan di ruang khusus tamun orang asing. Namun sekitar pukul 23.55 WIB, kesehatan korban memburuk, oleh teman-temannya korban mau dibawa kembali ke rumah sakit. Namun saat membuka kamar, yang bersangkutan sudah meninggal dunia.
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalbar, Malfa Asdi membenarkan jika seorang warga negara India telah meninggal dunia. “Korban akan divisum, dan masalah ini sudah kami koordinasikan dengan Perwakilan Pemerintah India di Jakarta,” kata, Asdi.
Asdi memastikan yang bersangkutan datang ke Pontianak secara resmi. “Korban masuk dalam rangka kegiatan sosial budaya. Apakah jenazahnya akan dibawa ke India atau dimakamkan di sini, kami masih menunggu kabar dari kedutaannya di Jakarta,” terangnya. (adg/wwn/jpg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
