
Pak de karwo melakukan seremoni peletakan batu pertama monume perjuangan Mas TRIP
JawaPos.com - Setelah melalui proses panjang, Jalan Dinoyo dan Jalan Gunung Sari di Surabaya resmi ganti nama. Jalan Dinoyo berubah menjadi Jalan Sunda dan Jalan Gunung Sari menjadi Jalan Prabu Siliwangi.
Namun, hanya sebagian dari keseluruhan panjang jalan yang diubah. Jalan Dinoyo mulai dari persimpangan Jalan Majapahit (pintu masuk kampus UWM), ke arah Pasar Keputran, berganti menjadi Jalan Sunda sejauh 300 meter.
Sedangkan, Jalan Prabu Siliwangi, terpampang sejauh 600 meter. Mulai dari Ahmad Yani Golf ke arah barat di pintu masuk Tol Gunung Sari. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan semua plakat nama jalan yang baru telah terpasang.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengakui jika proses pengubahan dua jalan tersebut memang lama. Dirinya harus menunggu keputusan Tim Pansus DPRD Kota Surabaya dan pembicaraan dengan masyarakat dan organisasi veteran Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP).
"Yo durung mari (ya belum selesai). Harus persetujuan Tim Pansus DPRD Kota Surabaya dahulu. Setelah itu, (pembicaraan) dengan TRIP. Karena TRIP juga mengusulkan seberapa panjang jalannya (yang diubah)," kata Soekarwo di Ahmad Yani Golf, Minggu (3/2).
Selain memastikan pemasangan plakat nama jalan baru, Soekarwo juga telah membuka kepengurusan kependudukan bagi warga yang terdampak. Dia memastikan hanya warga Jalan Dinoyo yang terdampak.
Sementara, tidak ada warga Jalan Gunung Sari yang terdampak. Sebab, tidak ada pemukiman warga sepanjang jalan tersebut. "Langsung, sudah ketemu. sudah dianu (diurus) semua. Plakatnya sudah dicopot..dipasang," kata Soekarwo.
Terkait jarak, Soekarwo tidak menjelaskan kenapa ada perbedaan pada Jalan Sunda dan Jalan Prabu Siliwangi. Dirinya menganggap, pengubahan dua jalan tersebut adalah simbol dari akhir sengketa budaya selama 600 tahun antara masyarakat Jawa dan Sunda.
Selain itu, ada juga dampak politik adu domba yang diterapkan pemerintah VOC. Untuk itu, pihaknya membangun Monumen Perjuangan Mas TRIP di Ahmad Yani Golf (sebelum masuk Jalan Prabu Siliwangi).
Fungsinya, sebagai pengingat sejarah perjuangan arek Suroboyo saat berupaya mempertahankan kemerdekaan. "Jelaslah, TRIP ini pejuang. Terus, monumen ini (diletakkan) di tanah pengairan. Sehingga mudah terlihat," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
