Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2015 | 17.10 WIB

211 Ribu Rumah di Banten Gelap Gulita

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Target Banten terang pada 2020 tampaknya sulit tercapai. Sebab hingga saat ini, masih ada 211 ribu rumah warga yang belum teraliri listrik.



 

Sementara kemampuan Banten dalam program listrik desa per tahun hanya 25 ribu sambungan rumah. Bahkan untuk 2016 mendatang, Banten hanya merencanakan program pemasangan listrik desa sebanyak 17 ribu rumah.




Sementara jika dirata-ratakan 25 ribu rumah per tahun pun, pada 2020 nanti baru 125 ribu yang teraliri listrik. Itu artinya bahwa program Banten Terang nanti masih akan menyisakan 86 ribu rumah yang masih gelap gulita.



Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Banten, Eko Palmadi, Jumat (18/9) mengakui hal itu. Menurutnya, dari data terakhir yang diperoleh, masih ada ada sekitar 211 ribuan rumah yang belum berlistrik.



 

"Sementara kemampuan kami untuk program listrik desa setiap tahun hanya 25 ribu sambungan rumah," kata Eko kepada Banten Pos (Jawa Pos Group).




Dia mengungkapkan, rumah di daerah pelosok Lebak yang masih gelap jumlahnya sekitar 80 ribu rumah. Sementara di Pandeglang 60 ribu rumah.



Menurutnya, sesuai target RPJMD Banten, rata-rata program listrik desa setiap tahunnya sekitar 25 ribu satuan sambungan dengan anggaran yang disiapkan rata-rata Rp 1 juta per satuan sambungan.



"Hanya saja tahun 2016 mendatang targetnya hanya 17 ribu rumah, karena ada pengurangan anggaran karena dialihkan untuk kebutuhan lain," katanya.  (rus/igo/JPG)



Editor: Husain
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore