Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2015 | 03.30 WIB

Begini Alasan Guru Pukuli Siswanya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tindak kekerasan guru terhadap siswa di SMP negeri kelas terbuka di Kemang, Bogor, Jawa Barat, disayangkan keluarga korban. Keluarga korban berniat membawa persoalan ini ke ranah hukum.   



Wajah Imam Suhardi, siswa kelas 9 SMP tersebut dipukul guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara guru pelajaran IPA sekaligus bidang Kesiswaan, Asep Hidayat, mengakui telah melakukan pemukulah terhadap Imam. Menurutnya, tindakannya sebagai upaya pembelajaran pada siswa.



Alasannya, tingkah laku anak tidak dapat hanya diberitahu dengan ucapan saja. Karena itu, untuk memberi shock therapy, guru honorer ini pun kerap menggunakan tangannya. (Baca: Siswa Jadi Korban Pemukulan Guru, Keluarga Tidak Terima)



"Saya tidak sering mukul anak, hanya dua kali saja. Kalau anak dimanja juga tidak bisa, yang ada malah ngelunjak," cetusnya saat dikonfirmasi Radar Bogor (Jawa Pos Group).



Menurutnya, peristiwa pemukulan yang dilakukan di depan siswa ini, berdasarkan atas ucapan Imam yang tidak pantas. Kata Asep, dari laporan siswa lain, Imam melontarkan kalimat menantang pada dirinya. 



"Ya sekarang pantas tidak seorang murid menantang guru seperti itu. Saya mukul juga untuk mengingatkan, bukan sebagai tindak kekerasan," tukasnya. (dhi/hsn/JPG)

Editor: Husain
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore