
Photo
JawaPos.com – Sebanyak 32 siswi SMAN I Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, mengalami kerasukan massal, Sabtu (12/9). Pristiwa yang menghebohkan tersebut terjadi saat seluruh peserta didik dikumpulkan untuk dilakukan rukiah massal.
Pristiwa kerasukan massal terjadi saat pembimbing rukiah mulai membacakan ayat-ayat Alquran di tengah peserta didik. Tiba-tiba beberapa siswi berteriak histeris di dalam barisan dan meronta-ronta. Kemudian meluas ke siswi lainnya hingga kondisi menjadi heboh.
Kejadian ini berlangsung selama 30 menit. Para guru dan siswa lainnya yang memegangi siswi yang kerasukan sempat kewalahan lantaran banyaknya siswi yang kerasukan. Para korban kerasukan dikumpulkan dan disadarkan pembimbing rukiah.
Kepala SMAN I Kerkap Sudirman menuturkan, kegiatan rukiah sengaja dilakukan lantaran beberapa hari ini kerap terjadi kerasukan. Sehingga atas saran salah seorang guru dilakukan rukiah.
“Ada guru kita yang juga penggurus MUI, makanya dilakukan rukiah. Saya juga terkejut dengan banyaknya kerasukan tadi, hanya saja memang seperti itu prosesnya,” kata Sudirman kepada Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group). (qia/hsn/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
