
IPDA Suudi mempelihatkan lem yang biasa dipakai pelajar.
JawaPos.com--Wakil Sementara (WS) Kapolsek Sesayap, Inspektur Dua (Ipda) Suudi menyatakan prihatin atas kasus ngelem yang terjadi di kalangan pelajar di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara. Apalagi, kecanduan ngelem menurutnya lebih bahaya daripada mengonsumsi sabu-sabu.
Seperti kasus yang dialami JM (12), seorang anak yang diserahkan orang tuanya sendiri ke polisi lantaran kecanduan ngelem dan ngomix. Akibat keseringan ngelem, hal ini mempengaruhi kemampuan berpikir JM. “Akibat ngelem, apa yang kita tanyakan, jawabannya nggak nyambung,” tutur Suudi.
Di samping memengaruhi kemampuan berpikir, kecanduan ngelem dan ngomix juga membuat JM mencuri uang orang tuanya sebesar satu juta. Ia bahkan tidak pulang berhari-hari. Menurut Suudi, ada berbagai macam lem yang biasa dipakai anak-anak remaja KTT untuk ngelem.
Umumnya para remaja dan pelajar tersebut berusia antara 12 hingga 17 tahun. Dalam beraksi, anak-anak tersebut ngelem di tempat sepi. Tak hanya lem, Komix sampai 10 sachet pun turut disikat.
Menurut Suudi, ngelem dan ngomix lebih berbahaya daripada sabu-sabu, karena memiliki efek jangka pendek yang bisa menghancurkan syaraf otak. “Lem Fox, Castol, Rajawali, sama Komix. Lem buat dihisapnya. Lebih berbahaya daripada sabu-sabu. Kalau sabu-sabu itu dampaknya lama. Kalau lem ini tidak memakan waktu yang lama, hasilnya sudah seperti itu," jelasnya.
"Sudah tidak sekolah. Karena kalau sudah begini jangankan disuruh sekolah, sudah kena pengaruh ini mikir aja nggak bisa,” tambahnya. Ia mengimbau agar pemerintah dan dinas-dinas terkait, berperan aktif dan memberikan perhatian secara khusus dalam menangani masalah ini.
Karena menurutnya, sepanjang 2015, sudah sembilan remaja dan pelajar yang ditangkap kedapatan ngelem. Biasanya Polsek Sesayap hanya memberikan pembinaan, setelah didata selanjutnya dilakukan pembinaan oleh orang tua, karena remaja-remaja ini masih dilindungi UU Perlindungan Anak.(*/prw/asm/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
