
Ilustrasi
JawaPos.com - Tidak mudah mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Ada sejumlah faktor menjadi kendala menuju swasembada pangan nasional. Salah satunya tingginya jumlah penduduk.
Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan, diperlukan solusi menangani tingginya jumlah penduduk untuk mencapai swasembada pangan.
Menurutnya, realisasi 100 persen swasembada pangan nasional seperti yang dilatakan Mentan Amran Sulaiman, sangat baik. Namun, jika tak mencapai angka maksimal pun, kata dia, masih merupakan capaian yang baik.
"Telah mencapai 90 pesen saja, itu sudah cukup Indonesia swasembada pangan. Itu tetap tinggi juga sebab jumlah penduduk yang ada,” kata Dodik di Bogor, Kamis (24/1).
Dodik mengabarkan, angka pertumbuhan penduduk di Tanah Air akan terus menanjak. Hal itu akan berbanding terbalik dengan jumlah ketersediaan lahan pertanian ke depannya.
Meski swasembada pangan bukan hal yang mudah, dia optimistis persentase tingkat realisasinya semakin membesar. Keyakinan Dodik itu berdasarkan angka tingkat produktivitas pertanian Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya.
Bahkan, Dodik menganggap, di kawasan Asia Tenggara (Asean), ukuran produktivitas pertanian Indonesia jauh lebih dan meninggalkan Thailand. "Persoalannya ada di jumlah penduduk yang banyak. Ada 260 juta jiwa penduduk di Indonesia harus diberi makan," ucap Dodik.
Sementara itu, Mentan Amran Sulaiman dalam seminar nasional Ketahanan Pangan dan Launching IPB SDGs Network di IPB menyampaikan, kinerja pertanian Indonesia saat ini terus meningkat.
Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), PDB pertanian meningkat 47,2 persen dari Rp 994,8 triliun pada tahun 2013 menjadi Rp 1.463 triliun di 2018.
Begitu juga menyoal inflasi pangan, Amran Sulaiman menjelaskan, sektor pertanian memiliki andil penting. Berdasarkan data BPS, inflasi pangan 2014 masih sebesar 10,57 persen lalu menjadi 1,26 persen di 2017.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
